Korupsi Pengadaan Iklan Rp223,6 Miliar, KPK Periksa Tiga Pejabat Bank BJB

KPK periksa tiga pejabat Bank BJB sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan iklan 2021-2023 yang rugikan negara Rp223,6 M.

Ronald Seger Prabowo
Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:37 WIB
Korupsi Pengadaan Iklan Rp223,6 Miliar, KPK Periksa Tiga Pejabat Bank BJB
Tersangka Direktur PT Cakrawala Kreasi Mandiri Ikin Asikin Dulmanan (kiri) dan Komisaris PT Cipta Karya Sukses Bersama Elang Sophan Jaya Kusuma (kedua kanan) berjalan menuju ruang pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (8/9/2026). [ANTARA FOTO/Reno Esnir/sth/agr]
Baca 10 detik
  • Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa tiga pejabat Bank BJB di Jakarta pada Rabu, 7 Oktober 2026.
  • Pemeriksaan saksi tersebut terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB tahun anggaran 2021 hingga 2023.
  • Kasus dugaan korupsi pengadaan iklan yang melibatkan enam agensi periklanan ini diperkirakan merugikan negara sebesar Rp223,6 miliar.

SuaraJabar.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tiga pejabat PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB tahun anggaran 2021–2023.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Tiga pejabat yang dipanggil yakni Kepala Grup Audit Service Development and Quality Assurance Bank BJB Bay Aprian, Kepala Grup Hubungan Masyarakat Bank BJB Indra Maulana, serta Pemimpin Bank BJB Kantor Cabang Garut Sonny Permana.

Indra diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan Kepala Grup Komunikasi Pemasaran Bank BJB, sedangkan Sonny sebagai mantan Kepala Grup Humas Bank BJB.

Baca Juga:Kasus Suap Pemkab Bekasi, KPK Endus Peran Oknum Polisi 'Lippo' Atur Proyek

Berdasarkan data KPK hingga pukul 12.36 WIB, Bay dan Sonny telah memenuhi panggilan pemeriksaan. Sementara itu, Indra belum tercatat hadir.

KPK sebelumnya menetapkan lima tersangka dalam perkara tersebut. Mereka yakni Direktur Utama Bank BJB periode 2019–2025 Yuddy Renaldi.

Lalu Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan Bank BJB periode 2020–2024 Widi Hartoto, serta tiga pihak dari perusahaan agensi periklanan, yakni Ikin Asikin Dulmanan, Suhendrik, dan Elang Sophan Jaya Kusuma.

Penyidik KPK memperkirakan dugaan korupsi pengadaan iklan yang melibatkan enam agensi periklanan tersebut menimbulkan kerugian negara sekitar Rp223,6 miliar.

Dalam perkembangan penyidikan, KPK telah menahan Widi Hartoto, Ikin Asikin Dulmanan, Suhendrik, dan Elang Sophan Jaya Kusuma pada 10 Agustus 2026. Sementara Yuddy belum ditahan saat itu karena kondisi sakit.

Baca Juga:KPK Duga Oknum Polisi Yayat 'Lippo' Miliki Belasan Aset Mewah Tersebar di Jabar hingga Jakarta

KPK mulai mengusut perkara tersebut sejak 2024. Penyidik juga sempat menggeledah rumah mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Maret 2025 dan memeriksanya sebagai saksi pada Desember 2025.

[ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini