Dampak Gempa Gunung Salak Rusak 349 Bangunan, Wilayah Bogor Terparah

Gempa dangkal akibat sesar aktif di Gunung Salak merusak 349 bangunan di Bogor dan Sukabumi. BMKG lakukan survei lapangan dan imbau warga waspada gempa susulan.

Ronald Seger Prabowo
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:06 WIB
Dampak Gempa Gunung Salak Rusak 349 Bangunan, Wilayah Bogor Terparah
Petugas cek kerusakan bangunan di Kabupaten Sukabumi dampak gempa Gunung Salak [Sukabumiupdate/dok BPBD]
Baca 10 detik
  • Rangkaian gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif mengguncang kawasan Gunung Salak pada Kamis, 15 Oktober 2026.
  • Sebanyak 349 bangunan di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi mengalami kerusakan akibat guncangan gempa tersebut.
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melakukan survei lapangan untuk memverifikasi kerusakan dan memantau gempa susulan.

SuaraJabar.id - Sebanyak 349 bangunan di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilaporkan rusak akibat rangkaian gempa dangkal yang mengguncang kawasan Gunung Salak pada Kamis (15/10/2026).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kini melakukan survei lapangan untuk memverifikasi dampak kerusakan sekaligus memantau aktivitas gempa susulan.

Dari total bangunan terdampak, sebanyak 253 berada di Kabupaten Bogor dan 96 lainnya di Kabupaten Sukabumi. Kerusakan diduga dipicu aktivitas sesar aktif yang menyebabkan dua gempa utama bermagnitudo 3,5 dan 4,1 pada Kamis sore.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, mengatakan kedua gempa tergolong dangkal, masing-masing berkedalaman 9 kilometer dan 5 kilometer.

Baca Juga:Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

“Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya, kedua gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang diduga dipicu oleh aktivitas sesar aktif,” kata Ayu melansir Sukabumiupdate--jaringan Suara.com, Sabtu (17/10/2026).

BMKG mencatat 11 gempa susulan dengan magnitudo 1,6 hingga 2,6. Dua di antaranya dirasakan masyarakat.

Di Kabupaten Bogor, kerusakan meliputi 222 rumah rusak ringan, 25 rusak sedang, enam rusak berat, serta lima fasilitas ibadah.

Kerusakan tersebar di Desa Purasari, Cibunian, dan Purwabakti. Seorang warga juga dilaporkan mengalami luka ringan.

Sementara itu, di Kabupaten Sukabumi, sebanyak 96 rumah mengalami rusak ringan di Kecamatan Kabandungan.

Baca Juga:BRI Dirikan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum BRI Peduli di NTT

Dampaknya dirasakan 106 kepala keluarga atau 381 jiwa. Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka-luka yang dilaporkan di wilayah tersebut.

BMKG telah memulai survei lapangan sejak 16 Oktober untuk memeriksa kondisi bangunan dan memverifikasi laporan kerusakan. Masyarakat diimbau menghindari bangunan yang mengalami kerusakan serius serta memastikan kondisi bangunan aman sebelum kembali beraktivitas di dalamnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini