- Pemprov Jabar menggalang dana kemanusiaan untuk korban gempa NTT pada Rabu, 19 Agustus 2026.
- Gubernur Dedi Mulyadi memimpin penggalangan dana yang berhasil mengumpulkan total empat miliar rupiah tersebut.
- Bantuan terkumpul berkat kolaborasi Pemprov bersama Baznas, Bank BJB, dan berbagai asosiasi dunia usaha.
SuaraJabar.id - Pemprov Jabar menggalang dana kemanusiaan sebesar Rp4 miliar untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penggalangan dana tersebut dipimpin langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam rapat koordinasi pada Rabu (19/8/2026).
Kegiatan itu juga disiarkan secara terbuka melalui kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel yang dilansir, Sabtu (22/8/2026).
Dana Rp4 miliar terkumpul melalui kolaborasi Pemprov Jabar dengan sejumlah lembaga dan dunia usaha, di antaranya Baznas Jawa Barat, Bank BJB, Kwarda Pramuka Jabar, Kadin Jabar, Apindo Jabar, serta pelaku usaha properti.
Baca Juga:Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
Dedi Mulyadi mengatakan bantuan tersebut menjadi wujud solidaritas masyarakat Jawa Barat terhadap warga NTT yang tengah menghadapi musibah.
![Tiga anak bermain di posko pengungsian Lapangan Barangkolong, Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Kamis (20/8/2026). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nym]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/21/98455-gempa-ntt-pengungsi-korban-gempa-ntt.jpg)
Menurut dia, kepedulian terhadap korban bencana tidak seharusnya dibatasi oleh wilayah administratif.
Baginya, menbantu sesama yang sedang tertimpa kesulitan, kata Dedi, merupakan tanggung jawab moral bersama.
“Meskipun lokasi bencana berada di luar Provinsi Jawa Barat, kita hidup harus saling membantu. Prinsip orang yang sedang kesusahan, ditengok saja sudah menjadi kebahagiaan, apalagi jika dibawakan bantuan,” ujar Dedi.
Ia mengapresiasi antusiasme jajaran Pemprov Jabar, lembaga, dan kalangan pengusaha yang turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
“Jadi Rp4 miliar. Alhamdulillah,” kata Dedi.
Baca Juga:Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
Penggalangan dana itu diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana di NTT serta memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas lintas daerah.