SuaraJabar.id - Kunjungan Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra ke Sukabumi, Jawa Barat dimanfaatkannya untuk berdialog dan mengampanyekan partai yang berdiri sejak 2016 silam.
Dalam dialog tersebut, pria yang akrab disapa Tommy Soeharto ini Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra mengkritisi kinerja dan juga mempertanyakan pemerintah selama lima tahun dalam meningkatkan ekonomi rakyat Indonesia.
"Apakah pemerintahan selama lima tahun ini berhasil untuk meningkatkan ekonomi kebanyakan rakyat Indonesia. Berhasil apa tidak? Kalau memang itu dianggap berhasil, ya itu mungkin satu hal yang wajar. Tapi kalau dianggap tidak berhasil apakah yang tidak berhasil itu wajar untuk mendapatkan apresiasi suara yang lebih besar baik itu eksekutifnya maupun legislatifnya," ujar Tommy seperti dilansir Sukabumi Update - jaringan Suara.com, dalam agenda kunjungan dan kampanyenya di Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Minggu (24/3/2019).
Di Nagrak, Tommy bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Qhurthubiyyah, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, berdialog tentang ekonomi kerakyatan karena daerah tersebut sebagai wilayah pertanian peternakan dan pesawahan.
Tommy juga meninjau pertanian mentimun dan berdialog dengan petani. Dari dialog tersebut Tommy menyebutkan, masyarakat pedesaan harus ditingkatkan kesejahteraanya melalui ekonomi kerakyatan.
"Ekonomi kerakyatan itu tidak lain adalah ekonomi yang berbasis dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Jadi apa yang dilakukan oleh masyarakat di daerah itu, itulah yang akan kita kembangkan, kita bina untuk lebih hasilnya. Kayak tadi disini timun misalnya, itu bagaimana mereka mendapatkan bibit yang lebih baik, bagaimana bercocok tanam lebih baik sehingga biaya produksinya bisa lebih murah. Kemudian mereka tidak menggantungkan pemasarannya dengan tengkulak," paparnya.
Tak hanya berdialog soal ekonomi kerakyatan, putra bungsu Presiden Republik Indonesia kedua ini juga menyampaikan targetan suara Partai Berkarya di Jawa Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Tommy menargetkan partai berlambang pohon beringin hitam-hijau itu menargetkan satu kursi dari provinsi tersebut.
"Jawa Barat salah satu basis suara kami. Sesuai target nasional satu dapil satu kursi itu bisa kita wujudkan," ujarnya.
Baca Juga: Akui Kehebatan Stapac, Satria Muda Ingin Kembali Lebih Kuat Musim Depan
Berita Terkait
-
Niat Mengompreng, Siswa SD Malah Tergilas Kontainer
-
Patahan Terumbu Karang di Kawasan Geopark Ciletuh Diambil untuk Dijual
-
Kisah Perempuan Paruh Baya Hidupi Keluarga Dari Jualan Cilok
-
Asmaranya Tak Direstui Keluarga, Nurjanah Pilih Gantung Diri
-
Luhut Ungkap Alasan Mangkraknya Dermaga Cikahuripan Cisolok
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Bandung Darurat Begal! Polisi Bolehkan Warga Melawan Pelaku di Jalanan, Ini Syaratnya
-
Berkas Perkara Rampung, Polda Jabar Segera Serahkan Taufik Hidayat ke Kejaksaan
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin