SuaraJabar.id - Para jamaah First Travel yang menjadi korban dalam kasus investasi bodong terus berupaya agar tetap bisa menjalani ibadah umrah ke Makkah, Arab Saudi. Bahkan, korban yang didominasi emak-emak itu berencana mendatangi Istana Bogor untuk menemui Presiden Joko Widodo menjelang pencoblosan 17 April 2019 mendatang.
"Kami akan lakukan aksi nekat sebelum pencoblosan ke Istana Bogor untuk ketemu Presiden," kata pengacara korban First Travel, Rahmandiasyah Riesqi di Pengadilan Negeri Depok, Rabu (27/3/2019).
Rieqi menyampaikan, alasan para korban itu mendatangi Istana Bogor itu agar Jokowi bisa mencabut hukuman amnesti terkait aset yang dirampas negara dari kasus penipuan bos First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Hasibuan.
"Bukan amnesti tindak pidananya, tapi perampasan amnesty hak asetnya itu yang kita kejar ke Presiden," kata dia.
Sementara itu, para korban tetap bersikukuh agar pemerintah berupaya mengembalikan uang mereka yang sudah disetor ke First Travel.
"Kembalikan uang kami," ucap puluhan jamaah tersebut.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
-
Jokowi Sibuk Kampanye, Wiranto: Masih Bisa Memberikan Perintah ke Menteri
-
Dianggap Berjasa di Banten, Jokowi Diberi Gelar Bapak Nelayan
-
Rocky Gerung: Pemimpin Itu Bukan Bikin Jalan Tol Tapi Bangun Akal Sehat
-
Selain e-KTP, Kemenkuham Bagikan KIS dan KIP ke Tahanan Anak-anak
-
Usai Diresmikan Jokowi, Anies Berangkat ke Balai Kota Naik MRT
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa
-
Kios Puncak Cianjur Digusur, Dedi Mulyadi Guyur Modal Usaha Rp10 Juta per Pedagang
-
Beredar Surat Palsu Mutasi Guru Mengatasnamakan BKPSDM Sukabumi