SuaraJabar.id - Wilayah RT01/05 Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat heboh karena sejumlah warganya terserang penyakit chikunguya. Ketua RT01/5 Kelurahan Pondok Jaya Rudi Heryanto menyebut ada 10 orang warganya terkena cikungunya.
"Iya memang hampir rata-rata mereka (warga ) yang menderita sakit chikunguya lemas. Bahkan ada yang gak kuat bangun," kata Rudi, kepada Suara.com, Kamis (4/4/2019).
Rudi mengakui di wilayahnya belum ada tindakan fogging atau pengasapan nyamuk. Padahal wabah cikungunya sudah tersebar di Kelurahan Pondok Jaya.
Dia mengatakan, sudah sebulan yang lalu dilakukan fogging, tapi tidak dilanjutkan karena kendala biaya.
“Terakhir sebulan lalu, eh diserang cikungunya baru sekarang,” kata Rudi.
Dia berharap pihak dinas terkait bisa membantu menangani serangan penyakit cikungunya di wilayahnya.
“Yang terdata, baru 10 orang, tapi itu belum dilakukan pendataan secara keseluruhan. Termasuk keluarga kakak saya terjangkit cikungunya," ujar Rudi.
Terpisah, Agus Maulana (27), warga RT 01/05, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung mengaku, sudah merasa ada yang tidak beres dengan tubuhnya.
"Badan saya terasa panas, badan seperti tidak bertenaga, lemas semua," kata Agus saat ditemui dirumahnya.
Menurut dia, sebelumnya, tetangganya sudah ada yang terkena lebih dulu, dengan gejala yang sama.
Baca Juga: Kasus Jual Beli Jabatan di Kemenag, KPK Panggil Sekjen DPR Lagi untuk Rommy
Dia menceritakan di kawasan rumahnya memang banyak terdapat nyamuk. Ditambah kondisi cuaca yang tidak menentu membuat kondisi tubuh mudah tertular.
"Di sini memang banyak nyamuk. Setiap hari pasti digigit nyamuk,” kata Agus.
Begitu juga yang dialami Tuti Sumiati (43), kakak Agus. Dia lebih beruntung, sekarang Tuti sudah bisa mondar mandir, sembari melancarkan kembali persendian.
"Awalnya saya juga sama macam Agus. Saya nggak bisa jalan sama sekali,” ujar Tuti.
Gejala lumpuh dialami selama tiga hari. Dia harus menahan rasa ngilu di persendian, terutama tangan dan kaki.
“Saya kira stroke, sama sekali tidak bisa bangun, mau ke kamar mandi harus di papah," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Ajak Emak-Emak Kawal TPS, Istri Sandiaga: Jangan Kasih Kendor
-
Hujan Deras di Depok, Pohon Tumbang Sampai Mobil Ringsek
-
Siswa SLB di Depok yang Mengikuti UN Didampingi 2 Pengawas
-
Disdik Pastikan 8.239 Pelajar SMA di Depok Jalani UNBK dengan Lancar
-
Kampanyekan Earth Hour, Wali Kota Depok Ajak Warga Padamkan Lampu 1 Jam
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa