SuaraJabar.id - Peristiwa pohon tumbang belakangan kerap terjadi di Kota Depok, Jawa Barat. Bahkan hingga menyebabkan korban tewas tertimpa pohon besar.
Satgas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Depok rutin melaksanakan pemangkasan dan memotong batang pohon sudah besar di sejumlah jalan-jalan protokol.
"Kita (Tim Satgas) terus lakukan pemangkasan pohon dengan cara keliling," kata Sekretaris DLHK Depok Ridwan, kepada Suara.com, Kamis (11/4/2019).
Meski kekurangan personil, Ridwan optimis bisa memelihara dan memantau pohon-pohon yang ada di Depok secara bergantian. Direncanakan, katanya akan menambah personil satgas pemeliharan pohon di Depok, melihat ada 11 kecamatan dan 63 kelurahan.
Sementara itu, Kasi Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok, Rizal Maulana mengatakan keterbatasan petugas pihaknya belum bisa melakukan pemangkasan secara menyeluruh.
“Anggota satgas penebang pohon kita kan kurang, jadi belum semua permintaan terpenughi,” kata Rizal.
Namun demikian pihaknya masih berkonsentrasi melakukan pemangkasan di jalan-jalan protokol.
“Kami sudah melakukan pemangkasan di jalan protokol,” kata Rizal.
Lalu DLHK Depok mengajak masyarakat untuk sama-sama membantu memangkas pohon yang berada dilingkungan rumahnya. Meski demikian, Rizal mengaku akan menambah personel satgas penebang pohon, menjadi 30 personel.
Baca Juga: Mobil Tertimpa Pohon Tumbang, Suyanto Tewas saat Masih Pegang Setir
“Seperti yang di pondok Gureame kan itu pohon pribadi, kami tidak bisa masuk tanpa izin,” kata Rizal.
“Kami akan tambah menjadi 30 orang yang sebelumnya hanya ada 15 orang,” pungkas Rizal.
Kontributor : Supriyadi
Tag
Berita Terkait
-
Kemang Bakal Direvitalisasi, Koalisi Pejalan Kaki Minta Trotoar Sementara
-
Manjakan Pejalan Kaki, Pemprov Bakal Perlebar Trotoar di Kemang
-
150 Pohon di Jakpus dan Jaksel Rawan Tumbang saat Hujan Deras
-
Puluhan Warga Cipayung Depok Mendadak Lemas, Diduga Kena Cikungunya
-
Mobil Tertimpa Pohon Tumbang, Suyanto Tewas saat Masih Pegang Setir
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Viral Screenshot Jokowi Minta Jangan Dipenjara Soal Ijazah Palsu, Ini Fakta Sebenarnya
-
Penderita Obesitas Dapat Ikuti Program Penurunan Berat Badan Berbasis Semaglutide, Apa Itu?
-
Kabar Gembira Warga Bogor Barat: Akhir dari Era 'Jalur Neraka' Dimulai dengan Anggaran Rp100 Miliar
-
Hasil Pertemuan Rudy Susmanto dan Pengusaha: Sepakat Hibahkan Lahan, Siap Lobi Dedi Mulyadi
-
Dorong Lapangan Kerja Baru, Pemkab Bogor Buka Ruang Kolaborasi Seluas-luasnya Bagi Swasta