SuaraJabar.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menargetkan pleno rekapitulasi perhitungan suara tingkat daerah berlangsung pada 6 Mei 2019 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Komisioner KPU Kabupaten Bekasi Dani Wahab, Kamis (25/4/2019). Ia mengungkapkan saat ini proses pleno rekapitulasi perhitungan suara masih berada di tingkat kecamatan.
Hingga saat ini, kata Dani, sudah ada empat Kecamatan yang telah rampung menyelesaikan pleno rekapitulasi suara. Keempat kecamatan itu yakni, Bojong Mangun, Muara Gembong, Sukatani dan Cikarang Timur.
"Sisanya 19 kecamatan masih terus berlangsung dan harus selesai tanggal 4 Mei sesuai tahapan yang ditetapkan KPU RI," jelasnya.
Ia menambahkan pada pleno rekapitulasi suara yang dilaksanakan PPK dihadiri para pengawas dari Bawaslu, maupun saksi perwakilan dari peserta Pemilu.
"Jadi pleno semua tingkatan PPK dihadiri dari KPU, pengawas Bawaslu, para saksi perwakilan peserta pemilu, saksi pasangan presiden wakil presiden maupun saksi partai politik. Mereka yang hadir yang mendapatkan mandat. Diluar itu kita batasi," pungkasnya.
Diketahui, Pemungutan suara dalam Pemilu 2019 telah usai digelar Rabu (17/4/2019) lalu. Masyarakat pun kini menanti hasil rekapitulasi perhitungan suara atau real count oleh KPU.
Proses rekapitulasi ini dilakukan secara berjenjang. Mulai dari TPS lanjut ke tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Masa rekapitulasi perhitungan suara secara berjenjang telah dimulai sejak, Kamis (18/4/2019) hingga Rabu 22 Mei 2019 atau sekitar satu bulan setelah pelaksanaan Pemilu 2019.
Tahapan rekapitulasi hasil penghitungan suara tertuang dalam PKPU Nomor 7 Tahun 2019 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
Rekapitulasi Sementara KPU Papua Tengah; MeGe Kuasai Suara 3 Kabupaten, Wandik-Giyai Unggul di Puncak
-
Update Rekapitulasi Pilgub 2024, 3 Provinsi Belum Selesai, KPU Ungkap Kendalanya
-
Gus Miftah Pernah Sindir Prabowo di Pemilu 2019, Netizen Langsung Sebut Penjilat
-
Unggul di Rekapitulasi Suara Kab/Kota, Pendukung Pramono-Rano di Condet Gelar Syukuran Kemenangan
-
Rekapitulasi Tingkat Provinsi: Pramono-Doel Unggul dengan 7.456 Suara di Kepulauan Seribu
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar