SuaraJabar.id - Wakapolresta Depok AKBP Arya Perdana menjelaskan kronologis terkait aksi penganiayaan yang dilakukan Tika alias SN terhadap anak tirinya, Caca alias SA.
Dari penyidikan sementara, Tika yang diduga menjadi pelaku tunggal sengaja memasak air di rumahnya di kawasan Limo, Depok untuk disiramkan ke tubuh korban.
Saat melakukan aksi penganiayaan itu, korban disuruh jongkok di dalam kamar mandi sambil menjulurkan tangannya yang kemudian disiramkan air panas yang ditampung gayung.
Sang ibu angkat itu juga kembali mengguyur air panas ke atas kepala korban dan ke paha kanan korban. Akibat aksi keji itu, wajah, tangan, paha hingga punggung bocah malang itu melepuh.
"Pelaku sengaja memasak air panas di panci dan korban disuruh masuk kamar mandi," kata Arya Perdana di Polresta Depok, Jumat (31/5/2019).
Saat ini, polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif dari aksi keji sang ibu tiri tersebut.
"Saat ini anggotanya masih melakukan penyelidikan untuk mencari motif pelaku melakukan penganiyaan terhadap anak angkatnya," pungkasnya.
Sebelumnya, Tika dibekuk bersama sang suami berinisial UC saat berada di kawasan pintu keluar tol Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (30/5/2019) malam.
Selain itu, polisi turut meringkus rekan pelakub berinisial VV.
Depok, Jumat (31/5/2019). Penangkapan ini dilakukan setelah polisi mendapatkan kabar jika Tika telah memesan tiket bus di salah satu PO Bus AKAP. Diduga, Tika bersama suaminya hendak kabur ke Yogyakarta.
Baca Juga: Disiram Air Panas Ibu Tiri, Pemkot Depok Tanggung Biaya Pengobatan Caca
Diketahui, aksi penganiayaan penyiraman air panas terhadap anak angkat itu terjadi di rumah Tika di Jalan Limon, Pangkalan Jati Cinere, Depok, Jawa Barat pada Selasa (28/5/2019).
Selain disiksa, Caca juga mendapatkan penyiraman air panas hingga wajahnya melepuh. Kasus ini terungkap setelah polisi mendapatkan informasi dari warga sekitar yang iba melihat kondisi Caca.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Dorong Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Industri Perumahan
-
Muncul Isu ASN Hilang di Sungai Cisadane Ternyata ke Istri Muda, Ini Respon Wlai Kota Bogor
-
Tiga Pelajar Didampingi Usai Dugaan Kekerasan Seksual Pejabat Dishub Sukabumi
-
Bara Tersembunyi di Tumpukan Bahan Baku, Kebakaran Gudang Mojokerto Masuk Hari Kedua
-
Penuh Haru! 10 Kru Selamat KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang ke Garut