SuaraJabar.id - Rusmini, warga RW 20 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat gagal daftar haji bersama suaminya. Perempuan 41 tahun itu baru saja kehilangan uang Rp 53 juta yang dicuri oleh orang tak dikenal pada Selasa (11/6/2019) kemarin.
Saat itu, Rusmini bersama anaknya makan ketoprak di samping kantor Kelurahan Cilangkap usai mengambil uang di Bank BCA.
"Iya benar, seorang ibu kehilangan uang saat makan ketoprak dekat kantor kelurahan bersama anaknya. Uang ya itu buat daftar pergi haji bersama suaminya," kata Kapolsek Cimanggis Kompol Suyud kepada Suara.com, Rabu (12/6/2019).
Suyud menerangkan, korban mengambil uang di BCA wilayah Cibinong. Saat mesan ketoprak, terjadi antrian panjang.
"Korban dan pelaku sama-sama pesan ketoprak. Korban meletakan tas berisi uang di meja ketoprak dan tidak tahu wajah pelaku. Namun korban sudah melaporkan ke Polsek Cimanggis," tutur Suyud.
Sementara Lurah Cilangkap Suaibun mengatakan saat itu pelaku sudah mengincar korban. Hal ini diketahui dari gerak gerik pelaku yang sudah mendekati korban dan dengan cepat langsung merampas tas korban dan kabur dengan menggunakan sepeda motor.
"Padahal kejadian ini posisinya siang hari dan banyak orang ya," ucapnya.
Suaibun mengatakan, aksi perampasan tas Rusmili yang dilakukan pelaku itu terekam oleh kamera pengintai atau CCTV dekat keurahan.
"Kalau dari CCTV Kelurahan, pelakunya ada dua orang saat itu. Korban tengah mengejar pelaku yang saat itu melarikan diri menggunakan sepeda motor," ujar Suaibun.
Baca Juga: Kasus Pencurian Satwa Liar, KLHK : Komodo Ternyata Juga Ada di Flores
Senada dengan Suyud, Suaibun menyebut uang tersebut sedianya akan digunakan untuk biaya pergi haji.
“Duitnya menurut keterangan Rp 53 juta, katanya buat pergi haji. Korban ini warga Cilangkap, tinggal di RW 20," ucapnya.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Pasutri Asal Cisarua Bogor Ditemukan Tewas dalam Mobil di Padalarang, Pelaku Berhasil Ditangkap
-
Misteri Mobil di Rumah Kosong Padalarang: Ternyata Berisi Dua Jenazah Warga Bogor
-
Tak Hanya Ibu Tiri, Polisi Dalami Dugaan Pidana Pembiaran oleh Ayah Kandung NS di Sukabumi
-
Mengenal Konsep Dasar Forex
-
Tiga Tersangka Pembudidaya Ganja Diamankan, Salah Satunya Pekerja MBG