SuaraJabar.id - Keluarga korban kecelakaan maut di Tol Cikampek-Palimanan (Cipali), warga Kota Bekasi, Jawa Barat bakal mendapat santunan dari pemerintah setempat.
Sebelumnya dikabarkan Heruman (59) dan Reza Pahlevi (22) merupakan warga RT 01/016, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat yang menjadi korban kecelakaan maut di Tol Cipali pada Senin (17/6/2019) dini hari.
"Bantuan dana akan disalurkan kepada pihak keluarga korban langsung. Untuk keluarga Heruman mendapat bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 24 juta," kata Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono di rumah duka, Senin (17/6/2019).
Menurut Tri, bantuan tersebut mengingat Heruman telah ikut andil di Pemerintah Kota Bekasi. Heruman adalah seorang Ketua RT di wilayah setempat. Selain dari Pemerintah Kota Bekasi, keluarga korban juga akan mendapat santunan dari Jasa Raharja.
"Ada bantuan pula dari Jasa Raharja sebagai uang kematian," tambah Tri.
Sementara itu, Kepala Cabang Jasa Raharja Bekasi Raya Rio Ulin Mardin menambahkan dana santunan yang akan diberikan kepada keluarga almarhum Heruman dan Reza sebesar Rp 50 juta.
"Masing-masing korban meninggal kami berikan dana bantuan kematian sebesar Rp50 juta. Sementara korban luka-luka dalam kecelakaan di Tol Cipali kami berikan dana bantuan sebesar Rp20 juta," jelas Rio.
Untuk diketahui, keduanya adalah korban dari jumlah 12 korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Tol Cipali pada Senin (17/6/2019) dini hari tadi.
Untuk diketahui, Sebanyak 12 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka. Kecelakaan tersebut terjadi pada Senin (17/6/2019) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tepatnya di KM 150.900 B wilayah hukum Polres Majalengka, Jawa Barat.
Baca Juga: Kecelakaan Maut Tol Cipali, Penyerang Sopir Bus Jadi Tersangka
"Yang meninggal sampai saat ini akibat kecelakaan beruntun itu sebanyak 12 orang," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy, Senin (17/6/2019).
Sebelumnya, terjadi kecelakaan yang melibatkan beberapa kendaraan, yakni Bus Safari Dharmaraya bernomor polisi H-1469-CB, Mitsubishi EXpander, Toyota Innova B-168-DIL, dan Mitsubishi Truk R-1436-ZA. Untuk rincian korbannya yaitu enam orang penumpang Xpander semua meninggal, tiga orang dari Innova, dan tiga lainnya merupakan penumpang bus.
Berikut identitas para korban yang meninggal dunia:
Penumpang Mitsubishi Xpander tinggal di Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Heruman Taman (59)
Rafi (22)
Reza (22)
Radit (22)
Dafa (21)
Irfan (22)
Penumpang Innova beralamat di Desa/Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal:
Tag
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali, Tetangga Korban: Pak Heruman Sempat Pamit
-
Satu Keluarga Tewas di Cipali, Anak Beberkan Terakhir Kali Heruman Pamit
-
Rumah Duka Korban Kecelakaan Maut Tol Cipali di Bekasi Didatangi Pelayat
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali, Penyerang Sopir Bus Jadi Tersangka
-
5 Fakta Kecelakaan Maut Bus di Tol Cipali
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Urai Kemacetan dan Tata Kota, Kawasan Keluar Tol Pasirkoja Bandung Kini Mulai Disterilkan
-
Istana Bogor Digerebek Mahasiswa Unpak, Suarakan Mosi Tidak Percaya ke Pemerintah
-
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Senilai Rp1 Triliun di Bogor
-
23 Kampus Bersatu, BEM SI Guncang DPRD Jabar dengan 7 Tuntutan
-
Gagal Masuk Sekolah Negeri? Sekda Jabar Tegaskan Masih Ada Peluang Melalui 3 Jalur Ini