Andi Ahmad S
Selasa, 28 April 2026 | 14:53 WIB
Kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/app/agr]
Baca 10 detik
  • PT KAI Daop 9 Jember memastikan seluruh operasional perjalanan kereta api tetap berjalan normal dan lancar pada Selasa.
  • Dua kereta tujuan Jakarta, yakni KA Pandalungan dan KA Blambangan Ekspres, dipastikan tidak terdampak insiden kecelakaan di Bekasi.
  • Kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam menelan 14 korban jiwa.

SuaraJabar.id - Di tengah kekhawatiran publik menyusul insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, Jawa Timur, memberikan kabar yang menenangkan.

Pihak Daop 9 Jember memastikan bahwa operasional perjalanan kereta api di wilayahnya hingga Selasa ini tetap berjalan normal, aman, dan lancar.

Manager Hukum dan Humas Daop 9, Cahyo Widiantoro, di Jember, Jatim, Selasa, menegaskan bahwa tidak ada dampak signifikan pada jadwal atau operasional kereta api di wilayah mereka akibat insiden di Bekasi.

"Seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 9 Jember beroperasi sesuai jadwal," kata Cahyo, dilansir dari Antara.

Dua kereta tujuan Jakarta yang beroperasi di wilayah Daop 9 yakni KA Pandalungan relasi Stasiun Jember-Gambir pulang pergi (PP) dan KA Blambangan Ekspres dengan relasi Stasiun Ketapang (Banyuwangi) - Pasar Senen (PP).

"Dua kereta tersebut tidak terdampak insiden tabrakan kereta di Bekasi, sehingga perjalanannya tetap normal sesuai jadwal," tuturnya.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan penumpang serta duka cita yang mendalam kepada korban maupun keluarga yang terdampak atas peristiwa yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

Menurutnya jajaran KAI Daop 9 Jember terus melakukan pemantauan secara intensif serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan kelancaran operasional tetap terjaga.

“Kami terus memastikan seluruh layanan berjalan dengan baik dan melakukan langkah antisipatif guna menjaga keselamatan serta kenyamanan penumpang," katanya.

Baca Juga: Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi

Ia menjelaskan, KAI Daop 9 Jember berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang serta memastikan seluruh perjalanan kereta api berlangsung dengan aman, selamat, dan terkendali.

KAI mengimbau kepada seluruh penumpang untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Pastikan hanya mengakses informasi resmi KAI melalui kanal yang telah disediakan, termasuk melalui Contact Center KAI 121 atau layanan resmi lainnya.

Sebelumnya insiden maut ini terjadi pada Senin (27/4) malam pukul 20.55 WIB, melibatkan KA Argo Bromo Anggrek nomor perjalanan 4 rute Gambir - Surabaya Pasar Turi yang bertabrakan dengan rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur (BKST).

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyebutkan korban meninggal dunia atas insiden tabrakan antara kereta Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat bertambah menjadi 14 orang.

Load More