SuaraJabar.id - Pembunuh tukang kopi di Sukabumi, Jawa Barat sadis menghabisi korbannya. Syaeful Idris digorok sampai tenggorokannya putus.
Tim RSUD Sekarwangi melakukan otopsi terhadap jenazah Syaeful Idris. Syaeful adalah pedagang kopi asal aceh yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumah kontrakan kawasan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (3/7/2019).
Dokter forensik RSUD Sekarwangi, Arif Wahyono mengatakan dari hasi otopsi terdapat dua luka bekas sayatan di leher yang cukup dalam. Sehingga memutuskan saluran tenggorokan.
"Selain itu, tidak ditemukan luka apapun. Tidak ada luka lebam atau yang lainnya, hanya luka bekas sayatan itu saja," kata Arif, Kamis (4/7/2019) dini hari.
Sementara itu di tempat yang sama, Kanit Reskrim Polsek Cibadak, Iptu Madun mengatakan jenazah yang diduga korban pembunuhan itu akan diserahkan ke pihak keluarga untuk dibawa ke kampung halamannya seusai otopsi dilakukan.
"Hari ini juga korban kami serahkan ke keluarganya. Dan menurut informasi akan dimakamkan di kampung halamannya," tutur Madun.
Berita Terkait
-
Penggorok Leher Tukang Kopi Pakai Kupluk dan Berbadan Kurus, Bawa Pisau
-
Tukang Kopi Digorok, Tewas Bersimbah Darah di Kontrakan
-
2 Pembunuh Modus Menabrakkan Mobil Ambulans Divonis 19 Tahun Penjara
-
Ogah Diantar Jemput Suami, Nyawa Krisdayanti Berakhir di Ujung Bantal
-
Tak Nyaman Kabur ke Bandung, Pembunuh Hilarius Malah Tertangkap di Yogya
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Drama Pemadaman 7 Jam di Suryakencana, Tiga Ruko Ludes Dilalap Api
-
Kasus Perundungan Berulang, Anggota DPR Dorong Pembentukan UU Antibullying
-
Perkuat Kesiapsiagaan Damkar, Kemendagri Tekankan Kompetensi Petugas
-
Stok Beras Bulog Jabar Capai 623,9 Ribu Ton, Aman hingga Panen Raya 2027
-
Titik Api Tak Terdeteksi, Petugas Fokus Dinginkan Tiga Blok Gunung Ciremai