SuaraJabar.id - Rencana Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat memutar lagu di lampu merah untuk mengatasi kemacetan menimbulkan pro-kontra. Terkait itu apa tangapan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil?
Ridwan Kamil menyatakan jika kebijakan Pemkot Depok tersebut diterima warga, maka mereka mempersilakan warga untuk bergembira menerima kebijakan itu.
"Saya kira itu isu lokal. Kalau diterima warga Depok, ya silakan bergembira," kata Ridwan Kamil di Gedung Sate Bandung, Rabu (17/7/2019).
Meski demikian, pria yang akrab disapa Kang Emil ini mempersilahkan pada warga Depok yang tidak terima dengan usulan itu untuk menyampaikannya langsung ke Pemkot Depok.
"Tapi jika ada yang tidak berkenan silakan sampaikan ke wali kotanya. Jadi saya agak membatasi komenter di sisi kebijakan lokal," kata dia.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Depok akan memasang lagu di lampu merah untuk mengibur warga yang bosan dengan kemacetan.
Lagu berjudul Hati-hati tersebut dinyanyikan langsung oleh Wali Kota Depok, M Idirs Abdu Somad.
Secara terpisah, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BPTJ Budi Rahadjo mengatakan Pemkot Depok semestinya fokus dalam penanganan kemacetan di Kota Belimbing tersebut. Lantaran, saat ini permasalahan transportasi di kota tersebut sangat mendesak untuk diselesaikan.
"Kota Depok harus fokus pada solusi yang lebih komprehensif, penataan angkutan umum massal harus dilakukan, sehingga memberikan kemudahan aksesibilitas masyarakat untuk memanfaatkannya," kata Budi Rahadjo kepada Suara.com ketika dihubungi, Rabu (17/7/2019).
Berita Terkait
-
Lagu Diputar di Lampu Merah, Warga Depok: Tiap Hari Dengar Bisa Stres, Pak
-
Lagu di Lampu Merah Depok, Ridwan Kamil: Isu Lokal, Silakan Saja
-
Selamat Warga Depok! Lagu Dinyanyikan Wali Kota Ini Ada di Tiap Lampu Merah
-
Desain Motor Listrik Ridwan Kamil Disebut Identik Dengan Motor Produk China
-
Baru Diadakan Pertama Kali, Begini Meriahnya Lebaran Depok 2019
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
Aset Perusahaan Laku Terjual, Tapi Pesangon Eks Karyawan PT TML Sukabumi Tak Kunjung Cair
-
Garis Kuning Terpasang! Praktik Tambang Emas Ilegal di Cibitung Akhirnya Disikat
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi