SuaraJabar.id - Spanduk unik terpasang di pembangunan Gedung Integrated Teaching Laboratory dan Workshop di area Universitas Indonesia (UI) untuk mengingatkan para pekerja proyek gedung tersebut.
Tulisan tersebut sempat menjadi viral di media sosial (medsos) lantaran akronim yang menggunakan kata POLIGAMI "Kita Bisa Selamat Dunia Akhirat" terpampang di area proyek tersebut.
Untuk diketahui, akronim tulisan POLIGAMI itu dijelaskan masing-masing maksudnya, yaitu :
P : Pastikan berdoa sebelum memulai pekerjaan.
O : Observasi area kerja sebelum bekerja.
L : Lakukan pekerjaan sesuai prosedur.
I : Ingatkan teman kerja bila berprilaku tidak aman.
G : Gunakan selalu APD saat melakukan pekerjaan.
A : Aplikasi 7 aturan emas bekerja.
M : Manfaatkan waktu istrirahat dengan baik.
I : Ingat keluargamu menunggu di rumah.
Namun saat Suara.com mendatangi tempat dipasangnya spanduk di area proyek gedung tersebut, sudah tidak ditemukan di lokasi.
Sementara itu ketika dikonfirmasi pihak UI, Media relations Universitas Indonesia (UI) Egia Tarigan mengatakan spanduk unik tersebut dipasang pihak kontraktor.
"Iya unik ya. Kalau kita melihat dari sisi tujuan spanduknya tampak isinya berupa imbauan baik untuk para pekerja di dalam proyek tersebut. Kami nggak masalah dengan diberikan imbauan tersebut," kata Egia Tarigan kepada Suara.com, Sabtu (20/7/2019).
Meski begitu spanduk himbauan bertulisan POLIGAMI dengan kepanjang tersebut dilihat warga dan dinilai bermacam tanggapan.
Ia beragapan warga sudah cukup memahami tulisan Poligami disini adalah kepanjangan dari imbauan menjalankan prosedur keselamatan kerja bagi para pekerja proyek.
Baca Juga: DPRA: Qanun Poligami Sebenarnya Untuk Memberatkan Pria
"Saya malah nggak tahu mas, belum pernah lihat dan pemasangan spanduk bukan dari UI," ulasnya.
Sementara itu, seorang tukang ojek di area UI Heru mengetahui jika spanduk bertuliskan Poligami tersebut memang sebelumnya terpasang. Tetapi beberapa hari sudah tidak terpasang di depan proyek gedung tersebut.
"Saya nggak tahu kalau sudah dicopot. Beberapa hari yang lalu masih ada, " katanya.
Menurut Heru, spanduk itu unik dan lucu dengan tulisan POLIGAMI dengan kepanjangan himbauan kepada para pekerja.
"Unik sih, jadi orang ingin membaca aja, tapi (sekarang) sudah dicabut spanduknya," pungkasnya.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
-
Motor Masih Gratis, Uji Coba Masuk Kampus UI Berbayar hingga 30 Juli
-
Mahasiswa dan Tukang Ojek Protes Uji Coba Pertama Masuk Kampus UI Berbayar
-
Dari Kiriman Karangan Bunga, Kepala Kantor Kemenag Gresik Jadi Viral
-
DPRA: Qanun Poligami Sebenarnya Untuk Memberatkan Pria
-
Yohana Yembise : Qanun Poligami Aceh Bisa Merusak Psikis Perempuan dan Anak
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI