SuaraJabar.id - Masyarakat Cinta Depok melaporkan perkara pemisahan area parkir sepeda motor untuk laki-laki dan perempuan ke Ombudsman RI, Jumat (26/7/2019).
Antarini Arna, perwakilan warga Depok, meminta Ombdusman RI untuk mengkaji program yang dicanangkan oleh Pemkot Depok tersebut. Menurut Antarini, pemisahan area parkir untuk pelayanan publik bukan berdasarkan gender.
"Mestinya kan yang dipastikan kualitas pelayanannya, bukan pemisahan berasarkan gender. Jika itu bentuk perlindungan terhadap perempuan, semestinya bukan pemisahan, tapi disediakan parkir khusus perempuan bagi yang membutuhkan. Jadi bukan berdasarkan asumsi harus dipisah," kata Antarini di Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (26/7/2019).
Karenanya, Antarini meminta Ombudsman RI secepatnya memanggil Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad, untuk membatalkan area pelayanan publik yang dipisahkan antara laki-laki dan perempuan.
"Kami meminta Ombudsman mengkaji dan memanggil Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Dishub setempat untuk membatalkan itu," tegas Antarin
Antarini mengkhawatirkan, kalau kebijakan itu tak dicabut, maka nantinya semua area parkir Depok akan dipisahkan berdasarkan gender.
"Karena kami mengkhawatir kalau itu dibiarkan akan merembet ke mana-mana. Untuk area publik, jangan ada pemisahan akses berdasarkan gender, agama dan yang lain," tegasnya.
Berita Terkait
-
Anak SD di Depok Boleh Belajar Bahasa Inggris, Asal...
-
Klarifikasi Soal Lagu di Lampu Merah, Walkot Depok: Tidak Pakai Duit APBD
-
Beda Dengan Wali Kota Idris, Ini Cara Emil Kurangi Stres Warga Depok
-
Lagu di Lampu Merah Tuai Kontroversi, Begini Pembelaan Wali Kota Depok
-
Lagu Diputar di Lampu Merah, Ridwan Kamil: Kalau Warga Depok Terima Silakan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa