SuaraJabar.id - Polisi masih mengembangkan kasus pembacokan yang dilakukan geng motor di Sukabumi, Jawa Barat yang menewaskan seorang pemuda bernama Acep Abdurrahman (22).
Dalam penyidikan kasus ini, aparat kepolisian menggelar rekonstruksi kasus pembacokan tersebut di Markas Sukabumi Kota, Senin (29/7/2019). Dalam reka ulang ini, polisi turut menghadirkan, SU alias Strong (22), tersangka kasus pembacokan tersebut.
Ada 14 adegan pada rekontruksi tersebut. Kasus pembacokan yang menimpa Acep terjadi pada Sabtu (6/7/2019) sekitar pukul 23.30 WIB, di Jalan Bhayangkara RT 1, RW 4 Gunungpuyuh.
Korban Acep Abdurahman merupakan warga Jalan Parungseah, Kampung Parungseah Lebak RT 03, RW 03 Desa Parungseah, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi.
"Rekonstruksi kami lakukan untuk meyakinkan nanti pada saat JPU (jaksa penuntut umum) melaksanakan sidang. Rekonstruksi pun dilakukan untuk meyakinkan bahwa tersangka betul-betul berbuat seperti itu," kata Wakapolres Sukabumi Kota, Kompol Sulaeman seperti dilansir Sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com.
Sulaeman mengatakan, pelaku diprediksi merupakan kawanan geng motor. Menurut pengakuan Strong, tersangka dalam kasus tersebut ada 7 orang dan baru tertangkap dua orang, lima lainnya masih DPO.
"Yang DPO ini identitasnya sudah kami kantongi dan masih dalam pengejaran. Motifnya sendiri hanyalah ajang mengaktualisasikan diri," singkat Sulaeman.
Berita Terkait
-
Aksi Meresahkan Geng Motor Terekam Dashcam, Bikin Geregetan
-
Sebelum Tewas Ditusuk Geng Motor, Danu Tirta Sempat Minta Adiknya Kabur
-
Berawal dari Helm, Nyawa Danu Berakhir di Tangan Geng Motor
-
Perdana Ikut SOTR, Danu Tewas Ditusuk Geng Motor Setelah Bohong ke Orangtua
-
Korban Tewas Geng Motor Setiabudi Kibuli Orang Tua Biar Ikut SOTR
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
Bisnis Kebencian: Resbob Dituntut 2,6 Tahun Penjara Usai 'Jual' Isu SARA Demi Saweran
-
5 Fakta Miris di Balik Polemik Pembangunan Gedung MUI Sukabumi yang Bikin Geleng-geleng Kepala
-
Demi Capai Inklusi Keuangan Masyarakat, Holding Ultra Mikro BRI Makin Solid
-
Gedung MUI Kabupaten Sukabumi Disegel: Kontraktor Klaim Belum Dibayar, MUI Sebut Sudah Lunas