SuaraJabar.id - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat bakal menggencarkan Gerakan Magrib Mengaji untuk mendukung terwujudnya visi misi Kota Bekasi yang Cerdas, Maju, Kreatif, Sejahtera dan Ihsan juga upaya pemerintah dalam meningkatkan syiar keagamaan dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan.
Menurut Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Gerakan Magrib Mengaji berkaca pada era kini telah terjadi perubahan pola perilaku dan sikap di tengah masyarakat. Ia mengatakan sebagian warga khususnya anak-anak melakukan aktivitas yang lain.
"Gerakan ini sekaligus menindaklanjuti surat edaran Gubernur Jawa Barat. Semua masyarakat harus terlibat. Mulai camat, lurah, kiai, ustaz, ustazah dan para tokoh lainnya," kata Rahmat, Kamis (8/8/2019) kepada wartawan.
Rahmat bercerita, Gerakan Magrib Mengaji 12-10 tahun lalu sudah menjadi rutinitas di tengah-tengah masyarakat, khususnya umat Islam yang mulai dari Magrib hingga Isya berada di masjid melakukan aktivitas mengaji.
Oleh karena itu kata dia, Pemkot Bekasi mencoba membangkitkan kembali Gerakan Magrib Mengaji yang mulai mengalami perubahan dibandingkan masa lalu.
"Saya melihat ada sebuah gerakan yang baik dan ini menjadi program Kota Bekasi," imbuhnya.
Dengan gerakan ini, Rahmat berharap Kota Bekasi nantinya menjadi ikon dalam Gerakan Magrib Mengaji di Jawa Barat. Gerakan ini bukan semata seremonial melaikan benar-benar dijalankan di lapangan.
Selain Magrib mengaji, Pemkot Bekasi saat ini menggaungkan Gerakan Salat Subuh Berjamaah di masjid hingga ke kecamatan-kecamatan. Gerakan ini pun ditanggapi positif warga dengan memenuhi masjid-masjid di waktu Subuh.
"Gerakan Salat Subuh berjemaah keliling di masjid dilakukan sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam mendorong keimanan dan ketakwaan masyarakat," ujarnya.
Baca Juga: Nasabah Bank di Bekasi Baku Hantam Lawan Kawanan Bandit yang Rampas Uangnya
Menurut Rahmat, Gerakan Salat Subuh berjemaah keliling digagas untuk mendapatkan keberkahan di Kota Bekasi. Selain itu untuk mendapatkan ketenangan dan keberhasilan dalam meraih tujuan hidup.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing
-
Skandal Iklan Bank BJB: Lima Tersangka Ditetapkan, KPK Kebut Hitung Kerugian Negara
-
Viral Air Minum Aquviva! Berawal Murah Meriah, Kini Diprotes Konsumen Diduga Rasa Air Keran