SuaraJabar.id - Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan beruntun di Tol Cipularang Kilometer 77, arah Jakarta yang telah menelan korban jiwa dan luka-luka.
Kapolres Purwakarta AKBP Matrius mengatakan, banyak faktor yang memicu adanya kecelakaan yang melibatkan 21 mobil. Dugaan sementara, penyebab terjadinya kecelakaan itu akibat mobil truk pengangkut tanah yang terguling dan menutup jalan.
"Ada dumptruk pengangkut tanah terguling, jadi menutupi jalan. Jalan menurun, menghalangi pengemudi. Kecelakaaan ini terjadi di jalan menurun, dumptruk oleng dan menutup badan jalan," kata Matrius di lokasi kecelakaan, Senin (2/9/2019).
Dari hasil penyelidikan sementara, tergulingnya mobil dumptruk tersebut karena pengemudi kurang konsentrasi. Selian itu, dugaan penyebab mobil tersebut itu karena kelebihan kapasitas.
Meski demikian, saat ini polisi masih menyelidiki lebih mendalam penyebab insiden kecelakaan tersebut.
"Terguling itu bisa disebabkan muatan melebihi batas, jalanan yang jelas menurun. atau faktor mengemudinya lelah atau ngantuk," kata dia.
Sebelumnya, Matrius mengatakan ada sebanyak 9 korban tewas akibat kecelakaan beruntun tersebut. Empat dari sembilan korban tewas dalam kondisi terbakar.
Selain itu, ada sebanyak 17 korban luka-luka yang kini sudah dibawa ke rumah sakit untuk menjalanin perawatan intensif. Petugas juga sudah mengevakuasi puluhan kendaraan yang mengalami tabrakan dari lokasi.
Baca Juga: Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Ingatkan Pentingnya Asuransi Kendaraan
Berita Terkait
-
Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Ingatkan Pentingnya Asuransi Kendaraan
-
Istri Saipul Jamil Juga Jadi Korban Kecelakaan di Tol Cipularang
-
Update Tabrakan Beruntun Tol Cipularang: 1 Jasad Korban Masih Terjepit Truk
-
Update Kecelakaan Beruntun Cipularang: 17 Luka-luka, Sembilan Tewas
-
Tabrakan Beruntun di Cipularang, Ini Rute Pengalihan Arus Dari Arah Bandung
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Misteri Venue Semifinal Piala Presiden 2026: Batal di Bandung dan Surabaya, Pindah ke Luar Jawa?
-
Konsep Wellness Living Memikat Pasar, Sentul City Optimistis Tren Positif Hingga Akhir 2026