SuaraJabar.id - Perampokan yang terjadi di area cuci steam di Kelurahan Jatimelati Kecamatan Pondok Melati Kota Bekasi berhasil diungkap pelakunya oleh petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Pondok Gede.
Petugas berhasil meringkus tiga dari empat pelaku perampok bersenjata celurit yang terrekam dalam CCTV dan sempat viral di media sosial (medsos).
Polisi mengungkap dua pelaku berinisial NA dan JF diketahui masih berstatus pelajar. Keduanya menjadi eksekutor dalam perampokan tersebut. Sedangkan, satu pelaku lainnya, KA menjadi joki dalam aksi tersebut. Sedangkan, O yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) juga bertindak menjadi joki.
Kapolsek Pondok Gede Kompol Suwari mengatakan dalam aksi perampokan tersebut, pelaku berhasil membawa kabur dua unit telepon pintar jenis Samsung dan Xiaomi. Dua barang curiannya kemudian dijual secara online.
"Handphone Samsung mereka jual secara online sebesar Rp 900 ribu dan Xiaomi Rp 300 ribu," kata Suwari pada Selasa (15/10/2019).
Dari hasil curiannya itu, mereka membagi menjadi empat bagian. Pelaku JF mendapatkan sebesar Rp 400 ribu, NA mendapatkan Rp 200 ribu dan KA hanya mendapat Rp 50 ribu. Sementara pelaku 0 (DPO) mendapatkan uang sebesar Rp 550 ribu.
Aksi kawanan perampok yang masih bau kencur ini terrekam jelas kamera CCTV dan viral di media sosial. Dalam rekaman itu, mereka tanpa ragu-ragu mengeluarkan senjata tajam berupa celurit kepada korbannya bernama Farkhan Alkindi yang sedang bermain gawai di area cuci steam.
Korban yang tak berdaya akhirnya menyerahkan telepon pintarnya itu kepada para pelaku. Pelaku kemudian menyasar korban kedua yaitu pemilik warung kopi yang sedang terlelap tidur. Korban kedua dibangunkan oleh pelaku hingga terkejut dan lari kedalam rumah.
Dari dalam rumah, korban malah menenteng celurit dan berupaya melakukan perlawanan kepada para pelaku. Aksi heroik pedagang kopi itu membuat masyarakat dunia maya terkejut atas keberaniannya.
Baca Juga: Kawanan Perampok Bercelurit Tempat Cuci Mobil Beraksi Pakai Motor Bodong
Pelaku kemdudian melarikan diri dengan membawa dua telepon pintar milik Farkhan Alkindi. Mereka kabur menggunakan dua sepeda motor matik ke arah Kranggan, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Akhir dari perburuan, penyidik berhasil mendeteksi pelarian pelaku dan menahan pelaku beserta alat bukti berupa dua unit telepon genggam jenis iPhone dan Realme milik pelaku serta satu buah flashdisk yang berisi rekaman CCTV.
"Pelaku NA kami tangkap di wilayah Cipayung Jakarta Timur, JF di Lubang Buaya, Jakarta Timur dan KA di Cipayung Barat 1, Jakarta Timur. Masing-masing pelaku diamankan dari kediamannya," kata Suwari.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku disangkakan dalam Pasal 366 KUHP dengan ancaman hukuman maksima 19 tahun penjara.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
Polisi Tangkap Tiga Perampok Bercelurit di Bekasi yang Sempat Viral
-
Korban Sedang Ganti Ban, Dua Pria Rampok Tas Berisi Uang di Dalam Mobil
-
Rampok Mobil Muatan Telur Ayam, Polisi Bekuk Tiga Perampok Bersenpi
-
Rampok dan Bunuh Purnawirawan TNI di Depok, Polisi Bekuk Pelaku di Sukabumi
-
Rampok Bos SPBU, Pelaku Siapkan Besi dan Putus Kabel CCTV
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
-
Pangandaran Diserbu 25 Ribu Kendaraan! Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Emplak
-
Niat Hindari Macet Malah Kena Zonk! Ribuan Pemudik Garut-Bandung Kembali Terjebak Malam Ini
-
Lebaran Singkat, Cuan PKB Meroket: Efek "Promo 10 Persen" Dedi Mulyadi Tembus Rp 18,8 Miliar
-
Diskon 10 Persen Berbuah Manis: Dedi Mulyadi Panen Pajak, Siap "Gaspol" Jalan Bolong