SuaraJabar.id - Meski iuran BPJS Kesehatan tahun 2020 naik hingga 100 persen, warga miskin yang berada di Kota Depok tidak perlu khawatir karena pemerintah kota setempat akan membiayainya setiap bulan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Hardiono mengatakan jumlah warga miskin di Depok yang akan dibayarkan iuran BPJS Kesehatan sebanyak 257.811 jiwa.
"Kita bayarkan tiap bulan. Karena sesuai Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 75 tahun 2019 yang merupakan perubahan atas Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2018 tentang jaminan kesehatan pasal 29," kata Hardiono kepada Suara.com pada Rabu (6/11/2019).
Hardiono menyebut, iuran kesehatan bagi warga miskin yang dibayarkan Pemkot Depok sebesar Rp 42 ribu per bulan per orang. Sehingga setiap bulan Pemkot Depok mengeluarkan dana untuk iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp 58.780.908.000.
"Dibiayai Pemkot Depok, jadi jangan khawatir," ujarnya.
Dikatakannya, biaya iuran tersebut lumayan besar dan luar biasa kenaikan mencapai 82 persen dibiayai APBD Kota Depok. Namun, angka yang dikeluarkan dari APBD tersebut masih dalam usulan ke DPRD Kota Depok.
"Semoga biaya yang dialokasikan ini bermanfaat, dan tepat sasaran.Sehingga dapat berpartisipasi dalam menurunkan angka kemiskinan dan angka kesakitan serta meningkatkan indeks kepuasan masyarakat di bidang kesehatan," kata dia.
Kenaikan iuran ini dinilai cukup berat. Khususnya bagi peserta jaminan kesehatan yang mandiri.
"Khusus untuk peserta yang mandiri, jangan dinaikkan karena akan memberatkan masyarakat," kata dia.
Baca Juga: BPJS Naik, Komisi IX DPR Panggil Menkes dan Dirut BPJS Kesehatan
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Motif Pembunuhan Wanita di Kos Cigugur Tengah, Pelaku Sakit Hati Diusir
-
Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak
-
Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri
-
Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan
-
Melebarnya Garis Penyidikan KPK di ATR/BPN, Dari Summarecon ke Kota Baru Parahyangan