SuaraJabar.id - DPC PDI Perjuangan Kota Depok masih mempertimbangan secara serius pencalonan pelawak Nurul Qomar dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok pada 2020 mendatang.
Pertimbangan tersebut dilakukan pascaputusan Pengadilan Negeri Kabupaten Brebes yang memvonis Qomar dengan hukuman 17 bulan penjara karena pemalsuan ijazah dalam sidang putusan yang digelar Senin (11/11/2019).
"Kalau ada calon yang terjerat kasus hukum. Pasti kami tidak pakai dan dengan sendirinya akan tercoret," kata Sekretaris DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Depok Ikravany Hilman pada Senin (11/11/2019).
Meski begitu, DPC PDIP Depok masih menunggu ketetapan kasus tersebut. Sebab, Qomar kata dia akan melakukan banding.
"Iya, kan masih banding. Dan penilaiannya (bukan hanya calon yang terjerat hukum) ,tidak hanya itu saja . Kan macam- macam penilaian dari pencalon di kami. Masih kita pertimbangan kan itu. Tentu saja menjadi pertimbangan serius di internal partai. Kita tunggu keputusannya (setelah banding)," jelas Ikra.
Qomar, kata dia, masih tetap bisa mengikuti penjaringan calon wali kota dari PDI Perjuangan Depok. Sebab,PDIP masih membuka penjaringan.
"Secara hukum kan belum ada keputusan tetap, dia (Qomar) berhak untuk mendaftarkan diri ke PDIP. Jadi keputusan PDIP, apakah dia akan direkomendasikan atau tidak. Itu akan dipertimbangkan di internal partai, "
"Sebagai warganegara, PDIP belum tertutup sampai ada keputusan tetap (kasus Qomar) . Karena prinsipnya (penjaringan calon ini) hak semua warga negara, soal keputusan ada di internal partai ," papar dia.
Selama ini, sambung Anggota DPRD Kota Depok itu, penjaringan calon wali kota baru ada tiga orang yang mendaftarkan diri melalui DPC PDI-P Depok.
Baca Juga: Tok! Pelawak Qomar Dipenjara 17 Bulan karena Palsukan Ijazah
Antara lain, Habib Riza, Novel, dan Qomar dan nama mereka sudah ada di DPD PDIP Jawa Barat. Lalu mereka akan melakukan survei tertutup yang dilakukan internal partai.
"PDI-P terbuka penjaringan calon wali kota. Baru ada tiga calon, apakah akan nambah? Bisa jadi. Karena penjaringan di DPD dan DPP PDIP masih berjalan," katanya.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Motif Pembunuhan Wanita di Kos Cigugur Tengah, Pelaku Sakit Hati Diusir
-
Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak
-
Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri
-
Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan
-
Melebarnya Garis Penyidikan KPK di ATR/BPN, Dari Summarecon ke Kota Baru Parahyangan