RR Ukirsari Manggalani
Jum'at, 13 Desember 2019 | 12:17 WIB
Ketua Bawaslu RI Abhan saat memantau seleksi calon Panwascam di Depok, namun server CAT alami down [Suara.com/Supriyadi].

SuaraJabar.id - Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) RI Abhan memantau langsung seleksi calon Panwascam se Depok, Jawa Barat yang mengunakan Computer Assisted Tes (CAT) pada Jumat (13/12/2019) di salah satu sekolah swasta.

Namun, ketika ketika para calon Panwascam akan memulai logging ke server jaringan CAT, tiba-tiba sistem mengalami down.

Peristiwa down server itu terjadi di delapan kota kabupaten se-Jawa Barat yang mengadakan Pilkada di 2020, sehingga para calon Panwascam harus menunggu hingga server normal kembali.

Kesiapan para calon untuk seleksi Panwascam di Depok, namun server CAT alami down [Suara.com/Supriyadi].

"Beban teknis network traffic-nya down se Jawa Barat, ada delapan kota dan kabupaten yang melakukan tes ini. Karena seleksi CAT Panwascam dilakukan secara serentak. Kemarin kita coba bisa dan online," kata anggota Bawaslu Jawa Barat, Yulianto di tempat seleksi CAT Panwascam.

Terjadinya down secara tiba tiba, kata Yulianto, terjadi ketika para calon logging tidak bisa masuk ke server CAT. Diharapkan down server tidak memakan waktu lama.

"Kalau tidak bisa, kami akan laksanakan ulang," katanya.

Sebelum server down, Ketua Bawaslu RI Abhan mengatakan, seleksi ini diadakan serentak di daerah yang akan melakukan Pilkada. Diharapkan, akhir Desember 2019 sudah dilantik dan melakukan bimbingan teknis secara keseluruhan.

"Kebutuhan Panwascam tiap kecamatan ada enam orang seluruh Indonesia, namun disesuaikan wilayahnya. Calon Panwascam ini diseleksi agar Panwascam yang dipilih tidak partisan partai politik dan harus independen," pungkasnya.

Kontributor : Supriyadi