SuaraJabar.id - Bulan Desember ini, warga Kota Depok, Jawa Barat, diteror ular kobra atau jenis ular lainnya yang berbisa. Bahkan, seorang pedagang sayur di Pasar Kemirimuka dilaporkan telah menjadi korban dipatuk ular kobra.
Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DKPP) Kota Depok, Jawa Barat, setidaknya telah tercatat 22 laporan kasus penemuan ular kobra dari masyarakat.
"Beberapa di antaranya ditemukan bersarang di rumah dan bahkan ada yang di temukan di kantor wali kota setempat. Totalnya ada 22 laporan yang kami terima dan tangani," kata petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Merdy Setiawan kepada wartawan di Balai Kota Depok, Jumat (13/12/2019).
Merdy mengatakan, biasanya hanya ada sekitar lima laporan dalam sebulan. Namun, angkanya melonjak tajam bulan ini.
Pekan ini saja, kata dia, pihaknya mencatat berhasil mengamankan beberapa jenis ular, termasuk ular sawo coklat satu ekor, kobra Jawa empat ekor, dan sanca kembang.
"Lokasinya di wilayah Beji ular kobra, terus di Jatijajar jenisnya ular sawo coklat, di Kalimulya itu tiga anakan ular kobra. Induknya kita enggak ketemu tapi ada dan sarangnya sudah kita tangani," tutur Merdu.
Tak hanya masuk ke pemukiman warga, ular juga sempat ditemukan berada di area perkantoran Wali Kota Depok, tepatnya gudang obat farmasi dekat parkiran.
"Itu belum ketemu sampai sekarang. Itu indikasinya ular kobra. Terus yang di sebelah kirinya di Balaika II sudah ketangkap kobra juga, sama itu induk," jelasnya
Ia lalu mengimbau, jika ada warga yang mendapati adanya ular di area pemukiman, sebaiknya tidak gegabah. Usahakan untuk menghindar tapi dengan lebih dulu menandai lokasi atau sarangnya.
Baca Juga: Petugas Damkar Bekasi Stop Tangkap Ular Kobra di Poncol Jaya, Ini Sebabnya
"Jangan bertindak, bahaya soalnya. Kalau ular berbisa seperti kobra kan walaupun baru menetas dia venom atau racunnya sama-sama mematikan. Sebaiknya segera menghubungi kami di nomor 021-77827280 atau bisa juga di 112," kata dia.
Pedagang pasar dipatuk ular saat beres-beres
Sementara itu, seorang pedagang bernama Wagiman di Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat dilaporkan harus dilarikan ke Rumah Sakit lantaran dipatuk ular kobra, Kamis (12/12/2019) kemarin. Korban saat itu sedang membereskan dagangannya.
"Pak Wagiman sedang beres-beres dagangannya. Terus tahu-tahu digigit ular," ujar Sri, salah satu pedagang sayur di Pasar Kemirimuka.
"Enggak pingsan, saya suruh pulang aja. Tadinya enggak mau pulang tapi akhirnya dibawa sama para pedagang dan tukang becak," imbuhnya.
Korban terkena gigitan pada bagian kaki kanan. Hingga Jumat, Sri menyebut korban masih menjalani pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
Terkini
-
Hina Suku Sunda, YouTuber Resbob Divonis 2,5 Tahun Penjara di PN Bandung
-
Fakta-fakta Mengejutkan Kecelakaan Kereta Bekasi Timur dan Potensi Masalah Taksi 'Green SM'
-
KRL BekasiCikarang Kembali Normal, Stasiun Bekasi Timur Resmi Dibuka
-
Polisi Bidik Tersangka! Masinis - Sopir Taksi Online Akan Diperiksa Terkait Tabrakan Maut Bekasi
-
Susi Pudjiastuti Masuk BJB, Dedi Mulyadi: Ratu Laut Kidul Kini 'Takluk' oleh Prabu Siliwangi