- Kecelakaan tragis di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 menewaskan belasan orang akibat tertemper taksi Green SM.
- Pengamat transportasi mendesak Kementerian Perhubungan segera mengevaluasi izin operasional taksi Green SM karena regulasinya dipertanyakan.
- Data Kemenhub 2026 mencatat 40 kecelakaan di perlintasan sebidang, yang mayoritas disebabkan perilaku pengendara menerobos pintu perlintasan.
SuaraJabar.id - Insiden kecelakaan kereta api yang tragis di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam, yang merenggut belasan korban jiwa, telah memicu penyelidikan mendalam dan sorotan dari berbagai pihak.
Salah satunya adalah pengamat transportasi, Djoko Setijowarno, yang mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengevaluasi izin operasional perusahaan penyedia taksi Green SM atau "taksi hijau" yang diduga terlibat dalam insiden awal.
Berikut adalah 5 fakta mengejutkan dan poin penting yang terungkap dari kasus kecelakaan kereta Bekasi Timur dan analisis seputar perlintasan sebidang:
1. Kemenhub Didesak Evaluasi Izin Taksi Green SM (Xanh SM)
Djoko Setijowarno, akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegjapranata dan Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), mempertanyakan bagaimana taksi Green SM bisa beroperasi jika tidak ada regulasi yang ketat.
“Taksi itu persoalannya siapa yang memberi izin? Bisa sebanyak itu masuk ke Indonesia? Menteri Perhubungan bagaimana dengan proses izinnya?” kata Djoko, dilansir dari Antara, Rabu (29/4/2026).
Ia menegaskan, regulasi terhadap taksi nasional selama ini diterapkan cukup ketat, sehingga perlu ada standar yang sama bagi seluruh operator transportasi. Ini mengindikasikan bahwa peran taksi Green SM dalam insiden perlintasan sebidang menjadi perhatian serius.
2. Kecelakaan Diduga Dipicu KRL Tertemper Mobil Taksi "Hijau"
Kronologi awal dari Kemenhub menjelaskan bahwa insiden kecelakaan bermula ketika rangkaian KRL relasi Bekasi–Cikarang tertemper mobil di perlintasan sebidang JPL 85, yang kemudian memicu tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Baca Juga: KRL BekasiCikarang Kembali Normal, Stasiun Bekasi Timur Resmi Dibuka
Meskipun belum ada konfirmasi resmi, dugaan kuat mengarah pada taksi Green SM sebagai "taksi hijau" yang tertemper KRL tersebut.
3. Data Kemenhub 2026: 40 Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Mayoritas Tanpa Palang Pintu!
- Data dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub di tahun 2026 sangat mencengangkan. Tercatat sebanyak 40 kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang.
- Mayoritas insiden (57,5 persen) terjadi di perlintasan tanpa palang pintu (23 kejadian).
- 17 kejadian lainnya (42,5 persen) terjadi di perlintasan berpalang pintu.
- Data ini menegaskan betapa berbahayanya perlintasan sebidang, terutama yang tanpa pengamanan.
4. Pemicu Utama Kecelakaan: Menerobos, Mogok, dan Keterlambatan Palang Pintu
Kemenhub juga merinci pemicu utama kecelakaan di perlintasan sebidang:
- Perilaku Pengendara yang Menerobos: Dominan dengan 34 kasus.
- Kendaraan Mogok: Terjadi pada 4 kasus.
- Keterlambatan Penutupan Palang Pintu: Terjadi pada 3 kasus.
- Dampak kecelakaan sangat fatal: 25 nyawa (61 persen) melayang, 5 luka berat (12 persen), dan 11 luka ringan (27 persen). Kendaraan yang terlibat: 22 mobil (55 persen) dan 18 sepeda motor (45 persen).
Jenis kejadian mogok di perlintasan juga bervariasi:
- Mobil berhenti mati mesin.
- Roda ban belakang motor tersangkut karena beban berat.
- Mobil mengalami gangguan mesin di tengah rel.
- Truk lowdeck tersangkut karena elevasi gradien tidak sesuai.
5. Bahaya Lendutan Rel Akibat Kendaraan Mogok: Ancaman Perjalanan Kereta Api
Berita Terkait
-
KRL BekasiCikarang Kembali Normal, Stasiun Bekasi Timur Resmi Dibuka
-
Polisi Bidik Tersangka! Masinis - Sopir Taksi Online Akan Diperiksa Terkait Tabrakan Maut Bekasi
-
Titik Terang Identitas Korban, Ini Daftar 10 Nama Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Sempat Dirawat di RSUD, Mia Citra Jadi Korban Meninggal ke-16 Kecelakaan Kereta Bekasi
-
Sentil Masalah Sinyal, Komisi V DPR RI Tanya Kenapa Argo Bromo Anggrek Tak Berhenti?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
KRL BekasiCikarang Kembali Normal, Stasiun Bekasi Timur Resmi Dibuka
-
Polisi Bidik Tersangka! Masinis - Sopir Taksi Online Akan Diperiksa Terkait Tabrakan Maut Bekasi
-
Susi Pudjiastuti Masuk BJB, Dedi Mulyadi: Ratu Laut Kidul Kini 'Takluk' oleh Prabu Siliwangi
-
Titik Terang Identitas Korban, Ini Daftar 10 Nama Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Sempat Dirawat di RSUD, Mia Citra Jadi Korban Meninggal ke-16 Kecelakaan Kereta Bekasi