- Kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 menyebabkan 16 orang meninggal dan 91 terluka.
- PT KAI resmi membuka kembali operasional KRL lintas Bekasi-Cikarang dan Stasiun Bekasi Timur setelah melalui uji coba.
- KAI menanggung penuh seluruh biaya pengobatan korban luka serta memberikan santunan bagi keluarga korban meninggal dunia tersebut.
SuaraJabar.id - Tragedi maut di Bekasi, Jawa Barat pada Senin (27/4/2026) malam hingga detik ini masih menjadi sorotan. Pasalnya, ada belasan nyawa melayang akibat kecelakaan kereta tersebut.
Kini PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan KRL lintas Bekasi–Cikarang kembali beroperasi normal melayani penumpang, seiring Stasiun Bekasi Timur yang telah dibuka kembali setelah proses pemulihan pasca tragedi maut.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan beroperasinya kembali stasiun dan lintasan tersebut menyusul hasil uji coba operasional yang telah dilaksanakan dan berjalan dengan lancar.
"Setelah berbagai tahapan uji coba tersebut, perjalanan KRL pada lintas Bekasi–Cikarang telah kembali beroperasi mulai pukul 14.00 WIB," kata Anne, dilansir dari Antara.
KAI memastikan seluruh tahapan pemulihan layanan dilakukan secara bertahap, terukur, dan mengedepankan prinsip kehati-hatian.
KAI menegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap proses penanganan dan pemulihan operasional. Seluruh proses telah melalui pemeriksaan menyeluruh guna memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api serta kenyamanan pengguna jasa.
“KAI berkomitmen untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap operasional. Pembukaan kembali layanan di Stasiun Bekasi Timur dilakukan setelah dipastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi,” ujarnya.
Dengan kembali beroperasinya Stasiun Bekasi Timur dan normalnya perjalanan KRL lintas Bekasi–Cikarang, diharapkan mobilitas masyarakat dapat kembali berjalan lancar, khususnya bagi pengguna KRL di wilayah Bekasi, Cikarang dan sekitarnya.
KAI juga mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertian para pelanggan selama proses penanganan dan pemulihan berlangsung.
Baca Juga: Polisi Bidik Tersangka! Masinis - Sopir Taksi Online Akan Diperiksa Terkait Tabrakan Maut Bekasi
Sebelumnya, insiden tabrakan antara kereta Commuter Line dan kereta jarak jauh terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam. Akibat kejadian nahas itu, KAI menyatakan sebanyak 107 orang menjadi korban, terdiri dari 16 meninggal dunia dan 91 luka-luka.
Dari 91 orang yang mengalami luka-luka, 43 penumpang telah diperbolehkan pulang, sementara sisanya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
KAI memastikan seluruh korban luka mendapatkan penanganan yang optimal dengan dukungan tenaga medis guna mempercepat proses pemulihan pascainsiden yang terjadi di jalur kereta tersebut.
KAI juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban serta berupaya menjaga komunikasi agar informasi terkait penanganan korban dapat diterima secara jelas dan transparan.
Selain itu, KAI juga memastikan seluruh biaya pengobatan hingga pemakaman korban meninggal pada insiden tersebut ditanggung secara penuh.
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Bidik Tersangka! Masinis - Sopir Taksi Online Akan Diperiksa Terkait Tabrakan Maut Bekasi
-
Titik Terang Identitas Korban, Ini Daftar 10 Nama Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Sempat Dirawat di RSUD, Mia Citra Jadi Korban Meninggal ke-16 Kecelakaan Kereta Bekasi
-
Sentil Masalah Sinyal, Komisi V DPR RI Tanya Kenapa Argo Bromo Anggrek Tak Berhenti?
-
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: Korban Tewas Bertambah Jadi 14 Orang
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dua Dekade Bangun Usaha Gula Merah, Rosidah Sukses Kembangkan UMKM Sumenep Berkat KUR BRI
-
Balsa Sekulic Terpukau Atmosfer Bobotoh, Siap Kejar Gol Perdana Bersama Persib
-
Heboh! Puluhan Siswa SD di Sukabumi Keracunan, Diduga dari Susu Kedaluwarsa MBG
-
Viral Bendera Merah Putih Terpasang Setengah Tiang Jelang HUT RI di Tasikmalaya, Ini Faktanya
-
Kepercayaan Igor Tolic Dibayar Tuntas, Pemain Muda Persib Tampil Tanpa Rasa Takut