- Kecelakaan antara Commuter Line dan KRD terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April malam hari.
- Korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang setelah Mia Citra wafat saat menjalani perawatan medis di RSUD.
- Sebanyak 106 orang menjadi korban, terdiri dari 16 jiwa meninggal dunia dan 90 orang mengalami luka-luka.
SuaraJabar.id - Kabar duka kembali menyelimuti insiden kecelakaan kereta api yang melibatkan Kereta Commuter Line dan Kereta Diesel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur.
Jumlah korban meninggal dunia dalam peristiwa tragis pada Senin (27/4) malam itu kembali bertambah, kini mencapai 16 orang.
Penambahan jumlah korban ini semakin memperdalam duka keluarga dan seluruh masyarakat Indonesia.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan informasi terkini yang sangat menyedihkan ini.
"Informasi kami terima hari ini pukul 11.00 siang ini di RSUD Kota Bekasi, seorang perempuan inisial MC (Mia Citra), usia 25 tahun, meninggal dunia," kata Kombes Pol Budi Hermanto, dilansir dari Antara.
Dia mengatakan korban bernama Mia Citra itu mengembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi.
Dengan adanya penambahan tersebut, maka total korban dalam insiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur mencapai 106 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 90 orang mengalami luka-luka, sementara 16 orang dinyatakan meninggal dunia.
Sebanyak 44 orang korban luka di antaranya telah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan.
Baca Juga: Sentil Masalah Sinyal, Komisi V DPR RI Tanya Kenapa Argo Bromo Anggrek Tak Berhenti?
Sementara itu, 46 korban lainnya masih dalam observasi dan mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.
"Korban meninggal dunia bertambah satu orang, sehingga total menjadi 16 orang. Kami berharap tidak ada lagi penambahan korban," ucap Budi.
Sebelumnya, Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, mengidentifikasi 10 kantong jenazah korban kecelakaan antara kereta Commuter Line dan Kereta Diesel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Berikut daftar 10 korban yang telah teridentifikasi:
1. Tutik Anitasari, perempuan, umur 31 tahun, alamat Cikarang Barat Bekasi
2. Harum Anjasari, perempuan, umur 27 tahun, alamat Cipayung Jakarta Timur
Tag
Berita Terkait
-
Sentil Masalah Sinyal, Komisi V DPR RI Tanya Kenapa Argo Bromo Anggrek Tak Berhenti?
-
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: Korban Tewas Bertambah Jadi 14 Orang
-
Kronologi Lengkap Kecelakaan Beruntun di Bekasi Timur: Bermula dari Mobil di Jalur Perlintasan
-
KA Pandalungan dan Blambangan Ekspres Beroperasi Sesuai Jadwal Usai Tragedi Tabrakan di Bekasi
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Hina Suku Sunda, YouTuber Resbob Divonis 2,5 Tahun Penjara di PN Bandung
-
Fakta-fakta Mengejutkan Kecelakaan Kereta Bekasi Timur dan Potensi Masalah Taksi 'Green SM'
-
KRL BekasiCikarang Kembali Normal, Stasiun Bekasi Timur Resmi Dibuka
-
Polisi Bidik Tersangka! Masinis - Sopir Taksi Online Akan Diperiksa Terkait Tabrakan Maut Bekasi
-
Susi Pudjiastuti Masuk BJB, Dedi Mulyadi: Ratu Laut Kidul Kini 'Takluk' oleh Prabu Siliwangi