SuaraJabar.id - Teror ular kobra yang terjadi di kawasan Depok, Jawa Barat sampai menimbulkan korban. Seorang bocah berusia 8 tahun terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Depok setelah dipatuk ular berbisa tersebut pada Minggu (15/12/2019).
Ramadhoni, paman korban menceritakan detik-detik keponakannya diserang dan dipatuk ular kobra. Menurutnya, peristiwa itu terjadi ketika korban sedang bermain dengan teman-teman sebayanya. Awalnya dua buah anak kobra yang melingkar di teras rumah.
Dia menyampaikan, satu anak ular kobra dibunuh dan satunya lagi ditangkap dalam keadaan hidup, lalu dimasukkan ke dalam botol.
"Nah, saat hendak dimasukkan ke dalam botol, keponakan saya sempat memegangnya dan tak diduga anak ular kobra mematuk keponakan saya," kata Ramadhoni seperti dikutip Ayobandung.com, Selasa (17/12/2019).
Namun, menurutnya, saat itu ditemukan ada bekas gigitan ular di bagian tubuh korban. Tak beberapa lama, korban akhirnya dibawa ke rumah sakit.
"Melihat ada darah bekas gigitan, keponakan saya langsung dibawa ke rumah sakit," kata Ramadhoni.
Lebih lanjut, Ramadhoni menyampaikan, sejauh ini kondisi kesehatan korban sudah membaik setelah sebelumnya sempat dirawat di ruang ICU.
"Sekarang sudah ditempatkan di ruang rawat inap dan kondisnya sudah mulai membaik," katanya.
Baca Juga: Lagi Asik Main Temukan 2 Anak Kobra, Bocah 8 Tahun di Depok Dipatuk Ular
Berita Terkait
-
Lagi Asik Main Temukan 2 Anak Kobra, Bocah 8 Tahun di Depok Dipatuk Ular
-
Teror Ular Kobra di Jakarta
-
Teror Ular Kobra Jakarta sampai Pasar Minggu, 8 Ekor Ditangkap
-
Anak Ular Kobra Muncul di Bawah Kasur, Warga Taman Asri Sukabumi Geger
-
Jakbar Diteror Ular Kobra, Walkot Minta Warga Bantu Bersihkan Wilayahnya
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa
-
Kios Puncak Cianjur Digusur, Dedi Mulyadi Guyur Modal Usaha Rp10 Juta per Pedagang
-
Beredar Surat Palsu Mutasi Guru Mengatasnamakan BKPSDM Sukabumi