SuaraJabar.id - Abunawas alias Ase (52), dua anaknya Muhammad Sueb (7) dan Muhammad Haedar (4) tewas saat sedang tertidur di di sebuah ruko di Kampung Gekbrok, Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Satu keluarga itu tewas setelah rumah mereka tertimpa truk tronton berpelat nomor B 9995 BYV, Senin (17/12/2019) sekira pukul 22.30 WIB. Sedangkan korban selamat dengan luka berat, yakni Dede Marni (25) dan Amelia (1).
Irwan Kustiawan, salah satu warga menjelaskan, awalnya truk tronton bermuatan pasir itu melaju dari arah Cianjur ke Sukabumi. Saat melintas di tanjakan Gekbrong depan Pasar Gekbrong, truk diduga mengalami rem blong dan perseneleng tidak berfungsi.
Kemudian, Truk tronton yang dikemudikan Dendi Sehabudin (21) mendadak mundur tak terkendali hingga menimpa ruko grosir makanan ringan yang ditempati satu keluarga sedang tertidur.
"Saat saya ngobrol dengan sopir, katanya perseneleng tidak berfungsi, rem juga diinjak keras. Jadinya mundur hingga menimpa ruko," ujar Irwan Kustiawan kepada Ayobandung.com, kemarin.
Abunawas beserta anak pertama dan kedua tewas di tempat tertimpa ban truk tronton serta reruntuhan, sementara istrinya Dede Marni mengalami luka berat dan anak bungsu berusia satu tahun hanya luka ringan.
"Tiga orang meninggal, dua selamat," kata Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Ricky Adipratama.
Dia mengatakan, telah terjadi kecelakaan akibat truk diduga mengalami rem blong sehingga menimpa ruko di pasar Gekbrong.
"Truk tronton akan mengarah ke Sukabumi, namun pas jalan menanjak tidak kuat menahan beban pasir kemudian mundur menabrak ruko yang di dalamnya ada keluarga," kata dia.
Baca Juga: Harley-Davidson Tabrak Pejalan di Bogor, Begini Perkembangannya
Berita Terkait
-
Diduga Rem Blong, Dua Tronton di Bogor Tabrakan Akibatkan Satu Orang Tewas
-
Tabrak Nenek Aisyah hingga Tewas, Pengemudi Harley Resmi Ditahan Polisi
-
212 Mart Diseruduk Mobil Boks, Sopirnya sampai Masuk ke Minimarket
-
Mobil PNS Adu Banteng, Satu Pemotor Tewas, Korban Lain Patah Kaki
-
Tewas di Senayan, Polisi: Pengguna GrabWheels Bukan Korban Tabrak Lari
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga: 481 Siswa Mengeluh Sakit
-
Pengembang Properti Perkuat Konsep Kawasan Terpadu, Ini Strateginya
-
Jaro Ade : 417 Siswa SMP di Dramaga dan Petir Diduga Keracunan MBG
-
Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG, Sejumlah Korban Dirawat