SuaraJabar.id - Dua pemuda masing-masing inisial YS (21) dan A (21), asal Desa Cikadongdong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, tewas setelah menenggak alkohol berkadar 96 persen yang diracik dengan minuman berenergi, Selasa (24/12/2019).
Mereka berdua meminum alkohol racikan itu bersama dua temannya yang lain, S (20) dan L (17) di rumah Y, pada Minggu (22/12/2019). Namun kedua temannya itu tak berujung maut setelah menenggak alkohol.
Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra menyampaikan, minumas keras itu awalnya dibeli YS lewat internet. YS pun mengajak ketiga temannya berpesta di rumahnya.
"Minumnya itu mereka pada hari Minggu (22/12/2019), mereka campur dengan minuman berenergi," kata Dony, Rabu (25/12/2019).
Selang dua hari setelah pesta itu, YS dan A mengeluh sakit di bagian perut dan mual yang disertai muntah. YS kemudian dibawa keluarganya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Demikian pula dengan A yang dibawa ke klinik kesehatan yang tidak jauh dari rumahnya.
“Mereka yang meninggal dunia itu sempat mendapatkan perawatan namun akhirnya nyawanya tidak tertolong. Berdasarkan diagnosa rumah sakit, kedua orang yang meninggal itu karena keracunan alkohol," katanya.
Dony mengimbau kepada masyarakat Tasikmalaya untuk tidak menyalahgunakan alkohol, terlebih bilamana bahan medis itu diminum karena sangat membahayakan jiwa. Di samping itu, ketergantungan pada alkohol jelas dapat merusak masa depan seseorang.
Berita Terkait
-
Pesta Miras Berujung Mandi Darah, Ahmad Dibacok Huda hingga Lantai Indekos
-
Gangguan Jiwa, Pemkot Tasikmalaya Mau Tolong Perobek Alquran Setelah Bebas
-
Berapa Lama Alkohol Bertahan di Dalam Tubuh?
-
Tersangka Idap Gangguan Jiwa, Kasus Perobek Alquran Tetap Jalan Terus
-
Hasil Tes Kejiwaan: Perobek Alquran di Tasikmalaya Idap Skizofrenia
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
QLola by BRI Berikan Layanan Menarik, Dukung Pengelolaan Payroll Perusahaan Lebih Tertata
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
-
Proyek Tol Menuju Palabuhanratu Ditunda: Ini 7 Fakta di Balik Batalnya Tol Jagoratu 2026
-
Sapi Kurban Asal Depok Mengamuk di Sukabumi, Kabur ke Hutan hingga Dikepung Warga
-
Proyek Tol Menuju Palabuhanratu Sukabumi Batal Mulai Tahun Ini