SuaraJabar.id - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi saat malam tahun baru menyebabkan banjir hampir merata di daerah itu. Salah satu titik banjir Bekasi terjadi di Kecamatan Tambun Selatan dan Bekasi Timur.
Salah satunya di wilayah Perumahan Taman Setia Mekar. Banjir mulai menggenangi perumahan itu sejak Rabu (1/1/2020) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Hujan di daerah itu mengguyur sejak Selasa sore hingga Rabu pagi.
Masuk subuh hari sekitar pukul 05.00 WIB, kondisi banjir semakin parah. Bahkan hingga Rabu pagi hari pukul 09.00 WIB banjir sudah mencapai lebih dari satu meter.
Dari pantauan Suara.com, beberapa warga di dataran rendah mulai mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Bahkan banjir di Perumahan Villa Setia Mekar terpantau mencapai hampir dua meter.
Demi menyelamatkan diri, beberapa warga sampai menggunakan tempat tidur karet sebagai alternatif pengungsian.
Dari keterangan beberapa warga, banjir terjadi di perumahan ketika sejumlah warga tengah pergi meninggalkan rumah untuk merayakan malam tahun baru 2020.
Dari penuturan warga, banjir tepat di hari pertama tahun 2020 ini lebih parah dibanding banjir sebelumnya. Di mana daerah yang biasanya tidak terkena banjir, kini ikut tergenang.
"(Daerah) ini memang langganan banjir, tapi dilihat dari tinggi airnya, ini lebih besar dari banjir lima tahunan yang pernah terjadi," ujar Pendi, warga yang telah tinggal selama 25 tahun di Perumahan Taman Setia Mekar, Bekasi Timur.
Listrik Mati
Baca Juga: Mall Kebanggaan Warga Bekasi Ikut Terendam Banjir
Akibat tingginya permukaan air, dan mencegah terjadinya konsleting listrik, pihak PLN memadamkan sebagian aliran listrik di beberapa kawasan di Bekasi. Di mana Perumahan Taman Setia Mekar ikut terdampak.
Diketahui, pemadamam listrik terjadi mulai pukul 09.00 WIB dan hingga pukul 10.50 WIB listrik belum juga menyala.
Beberapa warga juga menyiasatinya dengan membuka dapur dadakan di depan atau di belakang rumah untuk sekedar memasak makanan instan. Beberapa mobil dan motor juga ikut diungsikan ke tempat yang lebih tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa