SuaraJabar.id - Hujan lebat yang mengguyur Kota Bekasi sejak Selasa (31/12/2019) hingga Rabu (1/1/2020) hari ini. Akibatnya, sejumlah perumahan dan jalan terendam banjir.
Banjir mengepung Kota Bekasi hingga membuat sejumlah jalan terputus karena terendam air. Seperti di Jalan Baru Underpass Bekasi Timur, Kota Bekasi. Akibat rendaman banjir, jalur tersebut tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat maupun roda dua.
Salah satu pengguna jalan yang melintas, Derry (29) mengatakan, jika Jalan Baru Underpass Bekasi Timur tidak dapat dilalui kendaraan sejak Rabu dini hari. Menurut dia, banjir akibat air sungai di sepanjang jalan tersebut meluap ke jalan.
“Hujannya tidak berhenti sejak sore kemarin, jalanan tadi malam hanya tergenang dan subuh sudah tidak dapat di lalui,” kata Derry.
Derry yang tinggal di wilayah Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, terpaksa harus berputar arah ketika melintasi jalan tersebut.
“Enggak bisa lewat sama sekali, ya terpaksa harus putar arah melintasi jalur lain atau alternatif Bulak Kapal," katanya.
Tidak jauh dari Underpass Bekasi Timur, Perumahan Duren Jaya juga terendam banjir. Bahkan, air sudah sampai merangsek masuk ke rumah warga.
"Banjirnya sepinggang orang dewasa, ini air naik sejak pukul 03.00 WIB," ujar salah satu warga RT 11/10 Perumahan Duren Jaya, Bambang Kartono (40).
Penampakan yang sama terjadi di wilayah Kecamatan Rawalumbu dan Mustikajaya, Kota Bekasi. Di daerah itu, air juga sudah masuk ke dalam rumah warga.
Baca Juga: Tol Jakarta-Cikampek Terendam Banjir, Ini 6 Titik Lokasinya
Warga Perumahan Mayang Anggi, Kecamatan Mustikajaya, Syahrul (36) mengaku kaget bukan kepalang ketika air dengan deras masuk ke dalam rumahnya.
"Lagi tidur tiba-tiba air masuk. Saya kaget dan langsung coba mengevakuasi barang-barang yang bersangkutan dengan listrik. Kalau kasur saya kan kebetulan di lantai itu sudah basah semua," ujar Syahrul.
Sama halnya yang dirasakan oleh Muhammad Alfi (26), warga Rawalumbu ini mengatakan jika rumahnya telah digenangi air setinggi telapak pagi sejak pukul 02.00 WIB dini hari.
“Rawalumbu dukuan banjir, karena jalanan di sini hujan sebentar saja sudah banjir. Ini hujan sampai saat ini belum reda juga. Kami meminta pertolongan pihak BPBD untuk mengevakuasi warga juga,” katanya.
Dewi (17) warga Kampung Lebak, Jalan Raya Perjuangan, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, meminta kepada BPBD Kota Bekasi untuk menerjunkan perahu karet. Sebab, banjir yang menerjang wilayahnya telah terjadi sejak pukul 23.00 WIB, Selasa (31/12/2019 malam. Banjir merendam mulai dari telapak kaki hingga naik pada Rabu pagi sampai dada orang dewasa.
“Di sini sangat membutuhkan perahu karet, karena banjir sudah sampai dada orang dewasa. Banjir ini karena luapan dari Kali Bekasi," katanya.
Berita Terkait
-
Ini 5 Lokasi di Bekasi Gelar Pesta Kembang Api Saat Tahun Baru Nanti
-
1.140 Petugas Disebar Jaga Perayaan Malam Tahun Baru di Kota Bekasi
-
Ancam Banjir Perumahan di Bekasi, Sampah Bambu Bendungan Koja Dibersihkan
-
Ombudsman Temukan Masih Saja Ada Pungli di Terminal Bekasi
-
Sidak ke Bekasi, Ombudsman RI Temukan Buruknya Penanganan Sampah di Sungai
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung
-
Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap