SuaraJabar.id - Muncul Sunda Empire di Bandung setelah belum lama ini polisi mengusut Kerajaan Agung Sejagat (KAS) di Purworejo, Jawa Tengah. Konten-konten yang berkaitan dengan Sunda Empire banyak ditemukan di berbagai media sosial.
Seperti video-video yang diunggah ke YouTube dalam kanal Alliance Press International.
Salah satu video yang diunggah dalam kanal itu pada 6 Juli 2019 menyebutkan bahwa pemerintahan dunia akan segera berakhir. Klaim ini serupa dengan yang dikatakan oleh Kerajaan Agung Sejagat.
Pria dalam video itu bernama HRH Rangga yang mengaku sebagai Gubernur Jenderal Nusantara.
Dalam video berdurasi 8.27 menit itu Rangga mengatakan bahwa, "Sunda Empire - Earth Empire itu adalah kekaisaran matahari kekaisaran bumi."
Ia menjelaskan bahwa nama Sunda di sini tidak diartikan sebagai suku Sunda. "Tapi ini adalah proses turun-temurun kekaisaran, dari dinasti ke dinasti, dan saat ini dinasti Sundakala," ujar Rangga.
Ia mengatakan bahwa dalam pertemuan hari itu bertujuan untuk membentuk tatanan dunia.
"Ini terkait program pelaksanaan mengangkat proses teritorial di dalam Nusantara ini di dalamnya ada Indonesia dan di dalamnya adalah Bandung sebagai korp diplomatik dunia bahwa pada tanggal 15 Agustus 2020 seluruh negara harus mendaftar ulang dan juga penyelesaian atas utang-utang kepada Bank Dunia," ujarnya.
Rangga meenjelaskan bahwa tujuan Sunda Empire ini untuk menata kembali tatanan dunia untuk mencapai perdamaian dunia.
Baca Juga: Komisi VII Singgung SKK Migas Kalah Gerak Cepat Dengan Ahok
"Sunda Empire adalah tujuannya membangun terwujudnya kesejahteraan rakyat, manusia di alam jagad raya ini, kemudian membuat kedamaian dunia," katanya.
Ia berkeyakinan bahwa keberadaan Sunda Empire -Earth Empire punya fungsi penting untuk membenahi tatanan pemerintahan.
"Memerankan atas misi penting atas tatanan pemerintahan yang mungkin pada posisi tertentu adanya carut marut susunan pemerintahan, ini akan ditata kembali," ujar Rangga.
Kanal YouTube Alliance Press International mengunggah beberapa video yang berkaitan dengan Sunda Empire. Bahkan video terakhir diunggah pada dua minggu yang lalu.
Berita Terkait
-
Warga Tamansari Makin Terintimidasi, Ekskavator Mulai Diparkirkan
-
Jejak Totok Raja Keraton Agung Sejagat Terendus ke Kelompok Sunda Empire
-
Kerangka Manusia di Sofa Gegerkan Bandung, Diduga Tewas Lebih dari 4 Bulan
-
Heboh Sunda Empire, Klaim Pemerintahan Dunia Berakhir Agustus 2020
-
Viral Remaja Ngaku Dibayar Ikut Demo Anies, Abu Janda Ungkap Hal Lain
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
UI Hubungkan Inovasi Mahasiswa dengan Tata Kelola AI dan Kebutuhan Industri
-
Buky Wibawa Pimpin PSSI Jabar, Erick Thohir: Bangun Sepak Bola Butuh Persatuan
-
BGN Usut Kasus Dugaan Penganiayaan KPPG Bogor
-
IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki
-
Dampak Gempa Gunung Salak Rusak 349 Bangunan, Wilayah Bogor Terparah