SuaraJabar.id - Sebanyak enam orang dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan bus pariwisata di Jalan Raya Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Sabtu (18/1/2020).
Kapolres Subang, AKBP Teddy Fanani membenarkan bahwa laporan yang dia terima, ada sebanyak enam orang yang diketahui meninggal dunia dari kecelakaan tersebut.
"Enam orang yang meninggal dunia," kata Teddy sebagaimana dilansir Antara.
Menurut dia, kecelakaan itu juga mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka-luka. Pihaknya, hingga kini masih merinci data jumlah korban luka-luka tersebut.
Teddy menuturkan, kronologis kecelakaan tunggal itu berawal dari saat bus tersebut berjalan dari arah Bandung ke Subang.
Kemudian, diduga bus itu mengalami oleng hingga terguling.
Lebih lanjut dia mengatakan, masih menyelidiki penyebab bus tersebut mengalami kecelakaan. Sementara ini diduga akibat rem bus yang blong.
"Kita belum pastikan apa penyebabnya. Apa rem blong atau bagaimana," kata dia.
Dia menambahakan, enam orang korban yang meninggal dunia itu sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Ciereng, Kabupaten Subang.
Baca Juga: Bus Pariwisata Seruduk Truk Gandeng di Tol Soker, Satu Tewas 8 Terluka
Kini, pihak kepolisian masih berupaya untuk mengevakuasi bangkai bus tersebut.
"Saat ini kita fokus untuk mengevakuasi kendaraan bus, karena menghalangi jalan utama yang menyebabkan macet," imbuh dia.
Berita Terkait
-
Bus Pariwisata Seruduk Truk Gandeng di Tol Soker, Satu Tewas 8 Terluka
-
Ngotot Kemudikan Mobil, Ini Sosok Sopir Elf dalam Kecelakaan Maut Kebumen
-
Ini Kronologi Kecelakaan Maut di Jalur Daendels yang Tewaskan Saginem
-
Keluarga Asal Gunungkidul Terlibat Kecelakaan Maut di Daendels Kebumen
-
Tabrak Truk Tronton Terparkir di Kedungsari, Penjual Tempe Besengek Tewas
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
Hina Suku Sunda Saat Mabuk, YouTuber Resbob Didakwa Pasal Ujaran Kebencian di PN Bandung
-
Skandal Kematian NS di Sukabumi Makin Rumit! Kuasa Hukum Ibu Tiri TR Curigai Pihak Lain Terlibat
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam
-
Naik ke Penyidikan! Kasus Kematian NS di Jampangkulon Temukan Titik Terang, Ibu Tiri Jadi Sorotan