SuaraJabar.id - Direktur Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Nucki Nursjamsi menerapkan prosedur standar terkait penanganan pasien yang diduga terkena virus corona. Setiap petugas yang melakukan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) diharuskan menggunakan alat pertahanan diri (APD).
APD itu termasuk masker, baju khsusus, kacamata, sarung tangan dan yang lainnya. APD itu dimaksudkan agar petugas tidak terjangkit penyakit yang diidap pasien.
"Kita menginstruksikan semua di IGD yang kontak dengan pasien semua pakai masker sampai terbukti bahwa dua pasien yang kemarin masuk itu negatif (virus Corona)," kata Nucki di RSHS, Jalan Pasteur, Bandung, Senin (27/1/2020).
Sebelumnya, pada Minggu (26/1/2020), ada dua pasien yang masuk ke IGD RSHS, dengan gejala mirip terkena virus Corona. Namun, RSHS masih belum bisa menyimpulkan kalau kedua pasien itu positif terkena virus corona.
Nucki mengatakan ada kesalahan prosedur saat pasien WNA Cina dirujuk ke RSHS dari RS Cahya Kawaluyan. Pihak RS Cahya Kawaluyan tidak memberitahukan terlebih dahulu ke RSHS kalau ada pasien dengan gejala mirip terkena virus Corona bakal dirujuk ke RSHS.
Walhasil, petugas IGD pun tidak mengetahui kedatangan pasien itu karena tiba-tiba, dan hal itu menyalahi prosedur pengiriman pasien yang dirujuk.
"Pasien tiba-tiba dikirim jadi menyalahi SOP pengiriman sehingga ada resiko yang tadi malam waktu pasien datang bisa terpapar," jelasnya.
Nucki pun mengatakan petugas yang kontak langsung dengan pasien itu masuk ke dalam daftar petugas yang dimonitoring. Ada puluhan petugas yang berstatus dimonitoring.
"Monitoringnya seperti hanya masuk ke kriteria close fisical contact. Jadi masuk dalam dua Minggu dia tidak terjadi gejala-gejala flu light sindrom atau diare, maka dinyatakan aman," ucapnya.
Baca Juga: Ramai Virus Corona, Sultan Komentar Soal Kunjungan Turis China ke Jogja
Kontributor : Aminuddin
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Manajemen Persib Buka Suara Terkait Sanksi Transfer Ban dari FIFA
-
QLola by BRI Berikan Layanan Menarik, Dukung Pengelolaan Payroll Perusahaan Lebih Tertata
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
-
Proyek Tol Menuju Palabuhanratu Ditunda: Ini 7 Fakta di Balik Batalnya Tol Jagoratu 2026
-
Sapi Kurban Asal Depok Mengamuk di Sukabumi, Kabur ke Hutan hingga Dikepung Warga