Dari kasus ini, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa satu helai pakaian jenis kaos lengan pendek berwarna merah yang digunakan korban, satu helai celana panjang berwarna merah muda milik korban. Selanjutnya, celana pendek warna biru bercoran milik korban, cincin warna emas milik korban yang diberikan oleh pelaku dan kalung silver.
Orangtua Diminta Waspada
Di tempat yang sama, Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi Rusham mengatakan kasus AH adalah modus yang selama ini telah terjadi di Kota Bekasi. Menurutnya, kejahatan kepada anak memang kerap terjadi pada orang terdekat.
"Kami imbau kepada para orang tua agar selalu waspada, karena selama ini 80 persen kejahatan, kekerasan dan persetubuhan dibawah umur itu justru dilakukan oleh orang-orang dekat. Ini yang memang harus diperhatikan," imbuhnya.
Kasatreskrim Polres Metropolitan Bekasi Kota AKBP Arman membenarkan modus tersebut. Ia mengatakan sepanjang 2019 lalu kasus yang ditangani sola persetubuhan anak berada pada lingkaran orang sekitar atau orang dekat.
"Dalam 2019 lalu, ada 89 kasus pelecehan seksual dan persetubuhan anak dibawah umur itu dilakukan oleh orang-orang dekat. Intinya masyarkat, para orang tua hati-hati. Kami mengekspose ini sebagai edukasi kepada masyarakat agar selalu waspada menjaga anaknya."
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
RH, Pembantai Kucing Sampai Tewas Bakal Disidang, Sanksi Penjara Menanti
-
Diancam Pakai Golok, Gadis Juragan Kos dan Temannya Digilir Kuli Bangunan
-
Ditinggal Mati Bini, Pria di Jambi Tega Setubuhi Anak Kandung Berkali-kali
-
Usai Santap Makanan Katering, Puluhan Karyawan di Bekasi Keracunan
-
Pria Pemukul Kucing Ditetapkan Jadi Tersangka, Besok Langsung Disidang
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!
-
Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik
-
Viral Chat Tak Pantas Diduga Guru Besar ke Mahasiswi: Minta Foto Bikini hingga Ajak Minum Brandy
-
Penyisiran 3 Kilometer Hingga Jembatan Rancamulya, Tim SAR Temukan Korban Terakhir Ciherang
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi