SuaraJabar.id - Identitas mayat wanita muda yang ditemukan mengambang di aliran Sungai Ciliwung, tepatnya di Kelurahan Sempur, Bogor Tengah, Kota Bogor pada Minggu (23/2/2020) masih misterius.
Sejak ditemukan tanpa nyawa, polisi belum bisa menemukan identitas dari mayat wanita yang ditemukan mengenakan gelang klub sepakbola, Persija.
"Belum, kami belum mendapat data identitasnya," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Firman Taufik saat dihubungi Suara.com, Senin (24/2/2020).
Kemudian terkait gelang bertuliskan Persija yang terpasang di tangan mayat tersebut, Firman mengaku belum mendapat petunjuk dan memastikan keanggotaannya dalam klub sepak bola asal Jakarta itu.
"Belum, belum ada petunjuk ke sana (pendukung Persija atau simpatisan Persija)," kata dia.
Selain itu, lanjut Firman, hasil pemeriksaan sementara jasad korban oleh tim forensik tidak ditemukannya tanda-tanda luka atau bekas kekerasan lainnya yang mengarah kepada suatu tindak pidana.
"Sementara tidak ada ya (luka kekerasan), karena kan memang tubuhnya itu sudah bengkak diperkirakam lebih dari dua hari di dalam air," tambahnya.
Namun, hingga saat ini kepolisian masih terus melakukan upaya penyelidikan untuk mengetahui pasti identitas dan penyebab kematian korban.
"Mungkin ada yang mengetahui atau merasa kehilangan anggota keluarganya bisa membuat laporan ke kita untuk ditindaklanjuti. Tapi sampai saat ini belum ada yang melapor," pungkasnya.
Baca Juga: Ditemukan Nyaris Bugil, Mayat Pria Tanpa Kepala Gegerkan Warga Bondowoso
Sebelumnya, mayat wanita tanpa identitas ditemukan warga mengambang di aliran Sungai Ciliwung, tepatnya di Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor pada Minggu (23/2/2020).
Saat ditemukan, mayat yang diperkirakan berusia sekitar 25 tahun itu hanya mengenakan pakaian dalam berupa tank top warna merah serta celana dalam dan memakai gelang hitam bertuliskan Persija.
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
-
Mayat Perempuan Tersangkut di Saluran PLTMH, Polisi Ungkap Identitasnya
-
Kasus Mayat Balita Tanpa Kepala di PAUD, Anjing Pelacak Terus Mengendus Ini
-
Hasil Berzina dengan Adik, Siswi SMK Buang Mayat Bayinya di Tempat BAB
-
Wanita Tewas di Kamar Kos, Warga Sempat Dengar Rintihan dan Tangis Korban
-
Ada yang Mengkilap di Tempat Sampah, Setelah Dicek Ternyata Orok Bayi
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa