SuaraJabar.id - Warga Perumahan Studio Alam Indah Depok Anis Hidayah berharap pemerintah pusat dan kota fokus untuk penanganan dua pasien yang positif virus corona.
Sebab, dua orang warga itu merupakan bagian dari warga perumahan tersebut.
"Virus corona itu kan bisa menimpa siapa saja. Tentu kami sedih. Karena ada warga kami (positif corona) mereka bagian dari kami. Apa yang kami harap kan dari pemerintah pusat dan pemkot fokus ke penanganan pasien, " kata Anis Hidayah kepada Suara. com, Selasa (3/3/2020).
Ia pun menyayangkan sikap pemerintah meributkan soal perumahan yang dihuni dua orang positif virus corona.
"Fokus saja pencegahan jangan meributkan perumahan ini itu. Yang penting memberikan edukasi yang memadai yang komprensif. Untuk apa? Bagaimana pencegahan ya dan bagi mana kalau sudah terjadi. Nomor mana yang dihubungi jika terjadi sanak saudara. Lalu juga jangan memberikan informasi yang bersayap kepada masyarakat. Kalau batuk pilek corona. Itu menyesatkan, batuk pilek itu kan sudah ada sejak kecil sampai tua, " papar dia.
Menurut dia, setelah informasi dua warga positif corona banyak stigma yang muncul kepada warga perumahan. Bahkan, kata dia, ojek online tidak mau masuk ke dalam komplek perumahan ini. Sehingga, perumahan yang dihuninya menjadi sakit karena ada stigma warga luar.
"Menurut saya perlu dipulihkan perumahan ini. Sosial perumahan ini sakit (banyak stigma negatif). Bahkan ada warga perumahan tidak boleh masuk oleh kantornya, kalau mau masuk harus ada surat keterangan kesehatan yang dikeluarkan pihak Dinkes Depok," kata dia.
Kontributor : Supriyadi
Baca Juga: Virus Corona, Wali Kota Bekasi: Ada 18 Warga Dalam Pengawasan
Berita Terkait
-
Virus Corona, Wali Kota Bekasi: Ada 18 Warga Dalam Pengawasan
-
Temui Jokowi di Istana, Suhu Badan Para Menteri Wajib Diperiksa Paspampres
-
Warga Bekasi Suspec Virus Corona Meninggal, Wali Kota Minta Warga Periksa
-
Mau Bikin Obat, Profesor Nidom Minta Jokowi Kirim Sampel Virus Corona
-
Diduga Jadi Lokasi Penyebaran Virus Corona, Amigos Resto Ditutup 14 Hari
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa