Herdy menjelaskan, ILI muncul ketika seseorang kontak dengan orang yang terjangkit Corona. "Gejala ILI itu seperti nyeri kepala, pilek, nyeri tenggorokan, batuk, sesak, tapi progressif, cepat sekali ILI itu durasinya dari sejak kontak begitu sampai ke pneunomonie," jelas Henry.
Hingga Selasa (3/2/2020), pihak RS Hermina menyatakan tak ada gejala apapun.
"Alhamdulillah hari ini hari ke-14 dan tidak ditemukan gejala apapun. Jadi ya aman semuanya," papar Hendy.
Hendy mengungkapkan, karena hari ini merupakan hari ke-14 dan perempuan tersebut tidak mengalami gejala ILI maka pasien perempuan itu pun akan dipulangkan. Hanya saja, kalau memang nanti ada keluhan, perempuan tetap kontrol ke sini.
Pihak RS pun tak mengambil sampel darah perempuan tersebut karena tak ada gejala ILI.
"Tidak ada yang diambil sampel untuk dikirim ke Balitbangkes (Kemenkes) karena pasien perempuan itu tidak ada ILI," ujar Herdy.
Menurut dia, apabila seseorang yang kontak dengan positif Corona menunjukan gejala ILI kemudian didukung rontgen suggestif, maka seseorang itu masuk ke tahap pengawasan. "Kalau memang begitu nanti masuk ke pengawasan, maka kewajiban rumah sakit lain merujuk ke RS Bunut (RSUD R Syamsudin SH), karena Bunut merupakan 7 rumah sakit regional yang ditunjuk Dinkes Jabar untuk menerima kasus ini. Karena ini pemantauan, semua dilakukan di sini dan semua baik-baik saja," tukas Hendy.
Mengenai kondisi bayi dari perempuan itu, pihak rumah sakit menyatakan sudah membaik.
"Kondisi bayi laki-lakinya itu memang kurang sehat, jadi di ruang khusus perawatan bayi tapi sekarang sudah perbaikan juga," tukasnya.
Baca Juga: Virus Corona Masuk Jakarta, DPRD DKI Minta Anies Batalkan Formula E
Tag
Berita Terkait
-
Virus Corona Masuk Jakarta, DPRD DKI Minta Anies Batalkan Formula E
-
Virus Corona, PSSI Tunggu Arahan Pemerintah Soal Pertandingan Sepak Bola
-
Nenek 98 Tahun asal Wuhan Dinyatakan Sembuh dari Corona Covid-19
-
Antisipasi Corona, Ini Kesalahan Umum soal Masker yang Perlu Diketahui
-
Buruh China Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diduga Terinfeksi Virus Corona
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri
-
17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya
-
Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas
-
Tren Self-Development di Kalangan Gen Z Menguat, 93 Persen Berminat Poles Diri
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun