SuaraJabar.id - Teka-teki lokasi seminar di Bogor yang dikunjungi pasien meninggal dunia positif virus corona atau COVID-19 asal Solo, Jawa Tengah terungkap. Pasien yang meninggal saat dirawat di RS Moewardi tersebut diketahui menghadiri seminar di wilayah Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor pada 24-28 Febuari 2020.
"Terkait yang di Solo, seminarnya di hotel daerah Babakan Madang," kata Bupati Bogor Ade Yasin di Cibinong pada Minggu (15/3/2020).
Hasil pemeriksaan tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, pasien tersebut dipastikan terpapar Virus Corona setelah seminar. Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan dari kondisi 15 karyawan yang kontak langsung dalam seminar itu masih sehat.
"Ada 15 karyawan yang kontak langsung saat seminar itu sudah diperiksa dan sudah dinyatakan sehat. Kemungkinan terpaparnya itu (Virus Corona) di bandara atau tempat lain kita tidak tahu," jelasnya.
Selain itu, Ade mengaku mengikuti masa inkubasi selama 14 hari sejak terpaparnya Virus Corona, para karyawan tersebut sudah melewatinya.
"Berdasarkan perhitungan ibu Dinkes, dihitung tanggal datang, masa inkubasi hingga meninggal dunia sudah lewat. Untuk peserta masih kita cari, karena sulit mencari panitianya kalau sudah ada kita periksa. Kalau tempatnya sudah disterilisasi," ujarnya.
Sementara, hingga saat ini untuk wilayah Kabupaten Bogor tercatat ada tujuh orang dalam pemantauan (ODP) dan satu pasien dalam pengawasan (PDP).
"Satu orang PDP itu dari Parung, sudah dibawa ke Jakarta nunggu hasil lab sudah tiga hari. Kalau sampai saat ini belum ada yang suspect," katanya.
Kontributor : Zian Alfath
Baca Juga: Dicari Tempat Seminar Pasien Positif Corona asal Solo di Bogor!
Berita Terkait
-
Satu dari 3 Pasien Isolasi di RS Moewardi Solo Positif Corona COVID-19
-
Pasien Positif Corona Meninggal di RS Moewardi, Sekolah di Solo Diliburkan
-
Dicari Tempat Seminar Pasien Positif Corona asal Solo di Bogor!
-
Dua Warga Jateng yang Positif Corona Punya Riwayat Hadiri Seminar di Bogor
-
Alami Demam dari China, Warga Karanganyar Dirujuk ke RS Moewardi
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi
-
BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September
-
Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September
-
14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Bantu Warga Lampung Selatan Lepas dari Rentenir
-
Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api