SuaraJabar.id - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dinyatakan positif terinfeksi virus corona Covid-19. Kabar ini seketika mengejutkan banyak pihak.
Di media sosial, warganet ramai menyebut nama Bima Arya. Bahkan kata kunci "Bima Arya", "Walikota Bogor" dan "Pak Wali" menempati jajaran trending topic Twitter pada Jumat, (20/3/2020) pagi.
Ketiga kata kunci tersebut bergema menjadi topik pencarian terhangat bersamaan dengan cuitan para warga Twitter yang turut bersedih mendengar kabar Bima Arya terinfeksi virus corona.
Sebagian dari mereka merasa kaget mendengar kabar tersebut hingga serempak memanjatkan doa untuk kesembuhan orang nomor satu di Kota Bogor tersebut.
Seperti cuitan @anggakuz yang berbunyi: "Kaget baca berita pagi ini...semoga lekas sembuh Bapak Walikota Bogor. Enggal sehat, sing enggal lumpat #BogorBerlari".
Sementara warganet @dubie-tina memberikan semangat kepada Bima Arya seperti berikut.
"Cepat Sembuh Pak Bima Arya, Don't worry everything is good! Inshaa Allah," tulisnya.
Adapun warganet lainnya berharap Bima Arya diberi kesabaran dan segara pulih.
"Innalillahi walikota Bogor @BimaAryaS positif corona, Semoaga Alloh Subhanahu Wata'ala berikan kesabaran untuk bapak dan teruslah berdzikir dan mohon ampun. Semoga lekas sembuh pak," kata @raraa___.
Baca Juga: Kementan Wajib Atur Perizinan, Peredaran dan Penggunaan Pestisida
Untuk diketahui, Bima Arya Sugiarto dikabarkan positif terinfeksi virus corona atau Covid-19. Hal tersebut berdasarkan hasil swab yang dilakukan Bima usai pulang dari Azerbaijan dan Turki.
"Pada hari Kamis (19/3), Wali Kota Bogor Bima Arya telah menerima hasil tes SWAB yang menunjukkan Positif Covid-19. Tes sendiri dilaksanakan pada Selasa (17/3) oleh RS Bogor Senior Hospital," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, dalam keterangan persnya pada Jumat (20/30) dini hari.
Berbagai protokol yang berlaku sudah dijalankan sejak kembalinya Bima Arya bersama dengan jajaran pejabat Pemkot lainnya pada Senin (16/3) Protokol ini termasuk mendapatkan pengawasan ketat sebagai orang dalam pemantauan (ODP) dan menjalani tes untuk memantau kemungkinan terpapar Covid-19.
"Hasil tes juga menyatakan salah satu pejabat Pemkot lain juga positif Covid-19, sedangkan tiga anggota rombongan yang lain dinyatakan negatif," tambah Dedie.
Setelah dinyatakan positif, Bima Arya dan pejabat yang dimaksud selanjutnya menjalani proses isolasi di RSUD Kota Bogor selama minimal 14 hari ke depan.
Kemudian, kondisi ini sudah juga sudah melaporkan kepada Gubernur Jawa Barat, Menteri Sekretaris Negara dan Mentri Dalam Negeri melalui saluran telepon terkait dengan kondisi beliau.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
KPK Turun Tangan! Proyek Besar Pemkab Bogor Kini Diawasi Ketat Biar Tak Jadi Ladang Korupsi
-
Geger Korupsi Anggaran 2024-2025, Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah Jaksa
-
Aksi Dini Hari Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pimpin Korve Tambal Lubang Jalur Parung-Kemang