SuaraJabar.id - Geger ditemukan mayat nelayan di Pantai Batu Karas, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Kamis (26/3/2020). Tim SAR yang mengevakuasi mayat tersebut tampak pakai masker.
Diketahui nelayan itu sudah empat hari hilang akibat perahunya terbalik. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jawa Barat Deden Ridwansah membenarkan jajarannya telah berhasil menemukan korban bernama Romi (40) warga Cijulang, Kabupaten Pangandaran, yang sebelumnya hilang di lautan Pangandaran.
"Tim SAR gabungan berhasil menemukan nelayan atas nama Romi (40) yang hilang pasca perahunya terhempas ombak di pantai lepas Batu Karas Kabupaten Pangandaran," kata Deden.
Petugas gabungan dari Kantor SAR Bandung dibantu petugas terkait lainnya berupaya mencari korban dengan menyusuri pantai dan menggunakan perahu ke tengah lautan. Korban, lanjut dia, ditemukan sekitar 7 KM dari lokasi kejadian awal korban dilaporkan hilang dengan kondisi sudah meninggal dunia sekitar pukul 10.45 WIB, selanjutnya dibawa ke rumah duka.
"Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka, dengan telah ditemukannya korban maka dilakukan penutupan operasi SAR," katanya.
Sebelumnya korban dilaporkan hilang setelah perahu yang digunakannya terbalik di perairan Pantai Batu Karas, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Senin (23/3/2020) siang.
Korban biasa melaut mencari ikan di perairan laut Pangandaran, tiba-tiba perahu korban dihantam ombak cukup besar hingga terbalik, lalu korban terjatuh hingga tidak diketahui keberadaannya. Kantor Basarnas Jabar di Bandung telah menerjunkan satu tim dari Pos SAR Tasikmalaya berikut peralatan lengkap untuk mencari nelayan yang hilang di lautan itu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa