SuaraJabar.id - Bupati Bogor Ade Yasin dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim memastikan daerah yang mereka pimpin akan lockdown. Namun keputusan itu akan mengikuti keputusan Jakarta jika jadi lockdown.
Hal itu dirembug oleh mereka dalam pertemuan di Rumah Dinas Wali Kota Bogor untuk menyiapkan skema pencegahan penyebaran virus corona termasuk kemungkinan menerapkan lockdown lokal Bogor Raya.
Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan terkait lockdown pihaknya akan menyesuaikan dengan langkah DKI Jakarta sebagai epicentrum virus corona.
Menurut Ade lockdown Bogor Raya tidak akan berarti jika DKI Jakarta tidak menerapkan langkah yang sama. Hal ini karena pergerakan orang dan pintu masuk Bogor-Jakarta yang banyak sehingga membutuhkan banyak personel untuk penjagaan.
"Ketika berpikir saat kabupaten dan kota harus lockdown itu kan pintu masuknya ratusan, sehingga harus melakukan lockdown itu kan banyak personel yang harus diterjunkan. Jadi ketika Jakarta duluan di lockdown maka kami menyesuaikan," kata Ade melalui rekaman video.
Senada dengan Ade, Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan pergerakan orang dari Jakarta-Bogor atau sebaliknya sangat tinggi sehingga tidak akan ada artinya jika Bogor menerapkan lockdown tanpa diikuti Jakarta. Oleh sebab itu pihaknya akan menyinkronkan kebijakan dengan DKI.
"Tidak ada artinya kalau DKI tidak melakukan pembatasan yang signifikan dan kota kabupaten Bogor melakukan lockdown. Sama dengan ibu bupati, kita sepakat epicentrumnya dulu di beresin, kami kota dan kabupaten akan menyesuaikan," kata Dedie.
Berita Terkait
-
Kabar Baik! Dua Peneliti Unair Bikin Cokelat Suplemen Penangkal Covid-19
-
Banyak Penipuan, Masyarakat Diminta Hati-Hati Beli Alat Kesehatan Online
-
Persib Lakukan Tes Virus Corona pada Ayah Wander Luiz
-
Wabah Corona Semakin Meluas, MUI Sarankan Total Lockdown
-
Anak Lahir di Tengah Pendemi Virus Corona, Pesan Keenan Pearce Jadi Sorotan
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa
-
Kios Puncak Cianjur Digusur, Dedi Mulyadi Guyur Modal Usaha Rp10 Juta per Pedagang
-
Beredar Surat Palsu Mutasi Guru Mengatasnamakan BKPSDM Sukabumi