SuaraJabar.id - Penerapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Depok memasuki hari pertama. Aturan mengenai tata cara menggunakan transportasi umum, semisal angkutan kota atau angkot diberlakukan.
Aturan itu berlaku baik bagi sopir maupun penumpang. Danops Dinas Perhubungan Kota Depok, Iriyanto mengatakan, salah aturan yakni mewajibkan seluruh sopir angkot memakai masker.
Pantauan Suara.com di titik pengecekan di lampu merah Jalan Siliwangi-Jalan Margonda, aturan tersebut ditaati oleh sopir angkot. Terlihat mereka yang menggunakan masker kain.
"Memang sudah kami imbau agar seluruh sopir wajib pakai masker," kata Iriyanto ditemui Suara.com, Rabu (15/4/2020).
Selain aturan soal masker, imbauan mengenai jumlah maksimal penumpang di setiap angkot juga sudah disampaikan kepada sopir. Iriyanto berujar, maksimal hanya diperbolehkan ada enam orang di dalam satu mobil angkot, dengan rincian sopir berada di depan dan lima orang penumpang di belakang.
Hal itu untuk menerapkan physical distancing dalam pencegahan Covid-19. Penumpang juga diwajibkan memakai masker.
"Jadi kami tidak perbolehkan ada penumpang yang duduk di depan di samping sopir. Kalau ada kami imbau," ujar Iriyanto.
Meski sudah diimbau sebelumnya, namun kenyataam di lapangan masih ada sejumlah angkot yang memperbolehkan penumpang duduk di depan. Hal itupun lantas mendapat imbauan kembali oleh petugas di lapangan.
"Tetap kami imbau kami kasih pengertian agar mereka mengerti dan pindah duduk di belakang," kata Iriyanto.
Baca Juga: Berkeliaran Sambil Akting Buta, 2 Pasang Pengemis Dicokok Polisi
Sementara itu, lanjutnya, untuk petugas Dinas Perhubungan Kota Depok sendiri bersiaga di 21 titik pengecekan, terutama pintu masuk perbatasan Kota Depok.
Mereka berjaga mulai pukul 06.00-20.00 WIB yang terbagi menjadi dua shift, yakni pertama pukul 06.00-13.00 WIB dan siap kedua pukul 13.00-20.00 WIB.
"Kemungkinan nanti masih akan ada evaluasi mengenai pembagian jam kerja untuk berjaga di checkpoint. Apakah akan bertambah sampai lebih malam atau tetap seperti ini," kata dia.
Berita Terkait
-
Hari Pertama PSBB di Bogor, Tak Pakai Masker dan Berboncengan di Motor
-
1.306 Pengendara Terciduk Tak Pakai Masker Saat PSBB di Jakarta
-
Hari Pertama PSBB Corona di Bekasi, Kendaraan Keluar Tol Diperiksa
-
Depok Masih Ramai di Hari Pertama PSBB Corona
-
Apakah Perlu Fasilitas Publik Dibatasi Saat Pandemi COVID-19?
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu