SuaraJabar.id - Sejumlah pengendara mobil diberhentikan petugas karena tak menggunakan masker pada hari pertama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/4/2020). Pengecekan atau cek point dilakukan di titik perbatasan yang menjadi penempatan lokasi PSBB di pintu Exit Tol Bekasi Barat.
Menurut pentauan Suara.com, tampak para pengendara mobil yang tak menggunakan masker diberhentikan petugas Dinas Perhubungan Kota Bekasi.
Tampak seorang pengemudi pria yang diberhentikan tak memakai masker dan merokok di dalam mobil. Selain itu juga membawa penumpang dan duduk di sebelahnya.
"Bapak kenapa merokok di mobil? Yang kedua kenapa masker enggak dipakai. Yang ketiga penumpanganya harus duduk di belakang," ujar salah satu petugas Dishub kepada pria tersebut di Exit Tol Bekasi Barat.
Pengemudi tersebut mengaku dirinya tak mengetahui diberlakukannya PSBB di Kota Bekasi.
"Enggak boleh ya pak? Saya enggak tahu pak," ucap pengemudi tersebut.
Petugas Dishub kembali mengingatkan pengemudi agar menggunakan masker saat berkendara hingga meminta agar penumpang yang duduk di sebelah untuk berpindah ke kursi belakang.
"Ada PSBB di bekasi harus memakai masker pak dan juga penumpang sebelah kiri harus kosong," kata petugas Dishub.
Selain memberhentikan pengendara mobil yang tak memakai masker, petugas juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan kelebihan kapasitas penumpang.
Baca Juga: Meski Dipotong, Greg Nwokolo Tetap Donasikan Gaji untuk Perangi Corona
Rizal, salah satu petugas Dishub di lokasi mengatakan hingga pukul 16.00 WIB sekitar 55 mobil yang tidak menggunakan masker yang diberhentikan petugas.
Sementara ada 86 mobil pribadi yang diberhentikan karena tidak melakukan jaga jarak atau melebihi kapasitas.
Sementara truk ada 12 , dan ada 8 mobil bus yang diberhentikan karena kelebihan kapasitas atau tidak menjaga jarak.
"Masih banyak yang nggak pakai masker, dan juga masih banyak yang duduk di depan," kata Rizal.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang pedoman pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlaku untuk Bogor, Depok, Bekasi atau Bodebek. Akan diberlakukan mulai besok, Rabu dini hari (15/4/2020).
Disebut sebagai Peraturan Gubernur nomor 27 tahun 2020 tentang pedoman PSBB dalam penanganan Coronavirus Disease atau Covid-19 di Bodebek, isinya mengatur pembatasan di sektor pendidikan, tempat kerja, fasilitas umum dan ibadah, kegiatan sosial budaya sampai moda transportasi. Dan disebut paling akhir ini, termasuk penggunaan kendaraan pribadi, hingga protap angkutan roda dua berbasis online.
Berita Terkait
-
Hari Pertama PSBB, Petugas Setop Mobil di Exit Tol Bekasi Barat dan Periksa
-
Tak Jaga Jarak saat PSBB, Banyak Sopir Mobil di Bogor Disetop Polisi
-
Mirip Tilang, Ini Surat Teguran Polisi ke Pengendara Pelanggar PSBB
-
Pemprov Kepri Akan Ajukan PSBB ke Menkes Terawan
-
PSBB Buat Warga Kehilangan Pekerjaan, Anies: Hilang Nyawa Tak Bisa Kembali
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal
-
Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong
-
65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung
-
Bikin Elus Dada! Anak di Gunungsindur Bogor Tega Aniaya Sang Ayah Hingga Meninggal
-
Bantah Isu Fasilitas Khusus, Pengacara: Ferdy Sambo Huni Sel Blok A 2.5 Lapas Cibinong