SuaraJabar.id - Pemerintah Kota Bogor menerapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogor mulai hari ini, Rabu (15/4/2020).
Petugas gabungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor dan TNI-Polri melakukan pemeriksaan kendaraan di pintu masuk pertabatasan Kabupaten dan Kota.
Berdasarkan pengamatan Suara.com di Simpang Pomad yang menjadi pintu perbatasan Kabupaten Bogor dengan Kota Bogor, para petugas gabungan tampak sibuk memberhentikan kendaraan roda empat maupun kendaraan besar yang tak menerapkan aturan PSBB.
Melalui pandangan mata, para petugas tak segan memberhentikan pengendara roda empat hingga angkutan umum yang tak menerapkan physical distancing atau jaga jarak.
Selain menegur untuk menerapkan physical distancing, petugas juga mengecek apakah para pengendara memakai masker atau tidak. Identitas pengendara pun di cek satu persatu oleh petugas.
"Masih banyak yang belum jaga jarak (physical distancing). Pengendara mobil masih banyak yang duduk bersampingan di depan," kata salah satu petugas Dinas Perhubungan Kota Bogor yang ditemui Suara.com di lokasi.
Untuk diketahui, mulai hari ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerapkan PSBB di wilayah Bogor, Depok dan Bekasi. PSBB dimulai hari Rabu (15/4/2020) hingga 14 hari ke depan. Penerapan ini dilakukan guna menekan penyebaran virus Corona Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa