"Dia (Satu tahanan Polsek) itu mau ditangkapnya belaga-belaga gila. Kan hujan deres juga waktu itu," ucap dia.
Lebih lanjut, Rudianto menuturkan berdasarkan informasi aparat kepolisian para tahanan sebelumnya berjemur dan bernyanyi-nyanyi.
Kemudian mereka meloloskan diri dengan cara menjebol teralis besi yang digunakan untuk membesuk dengan cara mengoyak jendela teralis dan kabur ke arah pemukiman yang lokasinya di belakang Polsek Bekasi Kota yakni di Perumnas 1 Bekasi.
"Dari informasi petugas, mereka para tahanan lagi dijemur. Lalu mereka menjebol teralis untuk orang besuk. Pas dijemur nyanyi-nyanyi di dalam tahanan tiba-tiba suara hilang suara napinya. Ya sudah larinya kemari ke daerah saya (Perumnas i)," tutur Rudianto.
Sementara itu Ketua RT 6 RW 5 Beringin, Kranji, Bekasi, Mahmud mengatakan dari informasi yang ia dapat para tahanan sempat berjemur dan lompat tembok Polsek Bekasi Kota.
"Katanya sih yang saya dengar lagi jemur badan, terus saya juga nggak tahu lagi kelanjutannya. Mereka lompat dari perumahan sini. Ada yang lompat ke tembok sampai kesini," ucap Mahmud.
Mahmud menyebut salah satu tahanan yang kabur adalah satu warganya. Ia pun menduga mereka kabur, karena ada salah satu warga yang sudah paham dengan wilayah pemukiman yang berada di belakang Polsek.
"Memang adalah salah satu warga sini (Beringin, Kranji) . Dia mungkin kasih jalan kita nggak tahu. Yang warga sini belum ketangkap," kata Mahmud.
Mahmud mengaku sudah meminta keluarga dari tahanan tersebut agar memberi tahu segera menyerahkan diri.
Baca Juga: Heboh! 16 Tahanan Polsek Bekasi Kota Kabur Saat Berjemur
"Satu orang warga sini belum ketangkap sudah dikasih tahu keluarganya," tuturnya.
Mahmud juga melihat penangkapan dua orang napi di dekat kediamannya.
"Saya lihat dua orang udah ditangkap polisi mereka nggak pakai baju," tuturnya.
Berita Terkait
-
Tahanan Polsek Bekasi Kota Kabur, Warga: Masih Ada 13 Napi yang Buron
-
Ditangkap Warga Saat Kabur, Tahanan Polsek Bekasi Kota Pura-pura Gila
-
Heboh! 16 Tahanan Polsek Bekasi Kota Kabur Saat Berjemur
-
Tahanan Kabur di PN Bandung, Kajari Bandung: Dia Memang Tidak Diborgol
-
Ini Kronologis Kaburnya Tahanan Wanita Saat akan Sidang di PN Bandung
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba