SuaraJabar.id - Jelang diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemerintah Kota Bandung menyiapkan beberapa langkah persiapan dan antisipasi.
Dilansir dari Ayobandung (jaringan Suara.com), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Ricky Gustiadi menyebutkan, ada sejumlah titik pemeriksaan alias check point selama PSBB berlangsung.
Berdasarkan penjabarannya dalam gladi simulasi PSBB, setidaknya ada tiga ring yang akan menjadi pusat check point selama PSBB di Kota Bandung.
Ricky menyampaikan, wilayah yang termasuk dalam pemberlakukan penutupan akses lalu lintas selama PSBB Kota Bandung yakni kawasan Ring 1 yang berada di pusat kota, seperti jalan Ir. H. Juanda, Jalan Dipenogero, Jalan Purnawarman, Jalan Merdeka, Jalan Braga, Jalan Asia Afrika, mal atau semacam pusat pembelajaan dan juga termasuk Pusat Pemerintahan. Di setiap check point ring 1 terdiri dari 36 personel gabungan.
Sementara untuk wilayah penyekatan kawasan Ring 2 personel gabungan akan diterjunkan di Gerbang Tol Buahbatu, Moch. Toha, Pasirkoja, Pasteur, Kopo, Jalan Sersan Bajuri, Jalan Gerlong Hilir, dan Jalan Gunung Batu. Di setiap check point ring 2 terdiri dari 29 personel gabungan.
Sedangkan pada dalam kawasan Ring 3 atau perbatasan wilayah yakni untuk wilayah Timur (Bundaran Cibiru), wilayah Barat (Jalan Cibeureum), wilayah Selatan (Jalan Moch. Toha) wilayah Utara Jalan Setiabudi (Eldorado). Di setiap check point ring 2 terdiri dari 29 personel gabungan.
"Dishub akan melakukan tugas di Ring 1, Ring 2, dan Ring 3 dalam lokasi check point," kata Ricky saat gladi simulasi penerapan PSBB di Plaza Balai Kota Bandung, Minggu (19/4/2020).
Terkait teknis penerapan PSBB, jajaran dishub, kata Ricky akan berkoordinasi langsung dengan jajaran Polri, TNI, Satpol PP, hingga unsur kewilayahan.
"Cara bertindak di lapangan nanti, kami bersama petugas, satpol PP, dan kesehatan. Di Check point misal Ring 3, di Bundaran Cibiru kita akan menurunkan personel, 12 anggota polri, 2 TNI, 5 satpol pp, 5 Dishub, dan 5 unsur masyarakat kewilayahan," katanya.
Baca Juga: Khofifah Kumpulkan 3 Kepada Daerah Bahas PSBB, Risma Datang Pertama
Ricky juga menyampaikan, selama PSBB personel di lapangan akan melaksanakan penyekatan atau penutupan ruas jalan dan pengawasan pada lokasi yang ditentukan.
Selain menyiapkan fasilitas perlengkapan jalan, Ricky memastikan pihaknya akan menerjunkan personel di lapangan untuk membantu mengarahkan masyarakat setelah ada penutupan beberapa ruas jalan di kota Bandung.
"Di sini kami akan pemeriksaan atau cek point untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Roda dua terbagi kendaraan pribadi dan ojek. Sesuai aturan, ojek online atau pangkalan tidak boleh menarik penumpang, hanya boleh melakukan pengiriman barang," katanya.
Ricky juga mengatakan, petugas gabungan di lapangan akan melaksanakan razia kendaraan secara ketat untuk memeriksan protokol kesehatan berkendara seperti masker dan sarung tangan. Bahkan masyarakat yang tak mengikuti aturan akan dilarang memasuki atau pergi keluar kota Bandung.
"Kami akan periksa, dan kami akan edukasi penggunaan masker, dan penggunaan sarung tangan. Jika tidak sesuai aturan main harus balik kanan, kami sepakat akan bertindak tegas apabila kedapatan tidak menggunakan masker dan sarung tangan baik kendaraan roda dua ojek online, ojek pangkalan, dan motor pribadi. Kita akan suruh balik kanan, artinya tidak boleh masuk Kota Bandung," katanya.
Selain itu, khusus kendaraan roda empat, Ricky menyebut, personel gabungan akan melakukan pemeriksaan aturan protokol kesehatan jumlah penumpang hingga jarak aman.
Berita Terkait
-
Kelaparan Saat Corona, Janda Miskin di Pekanbaru Cuma Makan Nasi Lauk Cabai
-
Khofifah Kumpulkan 3 Kepada Daerah Bahas PSBB, Risma Datang Pertama
-
Ditutup karena Corona, Begini Curhat Pedagang Pasar Cipulir
-
Ini yang Boleh dan Dilarang Dilakukan saat PSBB corona di Kota Bandung
-
Yang Lain 'Tiarap', 4 Bisnis Ini Malah Moncer saat Pandemi Virus Corona
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen
-
Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain