SuaraJabar.id - Pemerintah melalui keterangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan larangan mudik lebaran untuk memutus penyebaran virus corona atau Covid-19.
Larangan tersebut mulai berlaku sejak 24 April 2020 sampai 31 Mei 2020 untuk transportasi darat.
Selanjutnya untuk kereta api sampai 15 Juni, transportasi laut sampai 8 Juni dan transportasi udara sampai 1 Juni 2020.
Menurut pengamatan Suara.com, kondisi di Jalan KH Noer Ali, Sumber Artha, perbatasan Jakarta-Bekasi, Kalimalang, tampak sepi dan tidak ada kepumpukan kendaraan.
PS Panit Lantas Polresta Bekasi Kota Aiptu Edy Cahyono mengatakan sejak pagi hingga siang ini, volume kendaraan roda empat dari Jakarta menuju Kota Bekasi mencapai 1.102 kendaraan. Sementara volume roda dua berjumlah 4.909 kendaraan.
Edy menuturkan jumlah tersebut berbeda dengan hari biasa.
"Kalau mobil tadi 1.102, motor 4.909 yang masuk ke Kota Bekasi," ujar Edy saat di lokasi.
Edy menuturkan dari jumlah tersebut belum ditemukan pemudik yang melintas di perbatasan Bekasi -Jakarta Ia menduga berkurang volume kendaraan lantaran hari pertama puasa.
"Sejauh ini belum ada pemudik yang melintas. Ini sepi karena hari pertama puasa," katanya.
Baca Juga: Tarawih Bubar karena Ada yang Pingsan, Semua Jemaah Masjid Kemayoran Didata
Berita Terkait
-
Nekat Datang, Pemudik di Terminal Kampung Rambutan Disuruh Balik Lagi
-
Masih Berani Mudik? Banyumas Siapkan 'Barak' Isolasi Pemudik di GOR Satria
-
Enam Daftar Penerbangan Ini Boleh Beroperasi di Tengah Larangan Mudik
-
Hari Pertama Puasa, Pemudik dari Jabodetabek Sudah Sampai Cirebon
-
Imbas Larangan Mudik, Terminal Kampung Rambutan Berubah Lengang
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa