SuaraJabar.id - Periksa virus corona di Depok gratis. Masyarakat Kota Depok yang ingin melakukan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) covid-19 atau virus corona gratis, kini bisa dilayani di Rumah Sakit Universitas Indonesia.
Plt. Direktur Utama RSUI Sukamto menjelaskan pelayanan PCR di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) melalui beberapa persyaratan. Antara lain,
berKTP Depok atau surat keterangan berdomisili di Depok.
Selain itu memiliki indikasi serta rujukan dari rumah sakit atau puskesmas dapat melakukan pemeriksaan swab PCR Covid-19.
"Pemeriksaan PCR di RSUI tanpa perlu membayar tapi harus sesuai persyaratan yang ada," ujar Plt. Direktur Utama RSUI Sukamto, Rabu (29/4/2020).
Periksa virus corona gratis ini dibiayai oleh Pemerintah Kota Depok. Sehingga warga tak perlu mengeluarkan biaya.
Bahkan warga yang melakukan pemeriksaan di rumah sakit di wilayah Kota Depok, sampel swab atau spesimen juga bisa dikirimkan ke Laboratorium Terpadu RSUI melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Depok.
"Tanpa dikenakan biaya selama memenuhi syarat dan prosedur yang telah ditetapkan UPTD Labkesda Kota Depok," jelas Sukamto.
Sukamto mengatakan periksa virus corona gratis di Laboratorium Terpadu RSUI diprioritaskan bagi masyarakat yang memiliki indikasi terjangkit corona dan mendapat rujukan dari rumah sakit atau puskesmas.
Bagi warga yang ingin memeriksakan diri secara mandiri, Laboratorium Terpadu RSUI membuka kuota 25 sampai 30 persen dari keseluruhan pemeriksaan per hari. Pemeriksaan mandiri tidak diberikan secara gratis.
Baca Juga: Program Belajar dari Rumah di TVRI Diminta Jangkau Wilayah Indonesia
"Laboratorium per harinya bisa memeriksa sampai 100 sampel per hari, dan rencananya bakal dikembangkan hingga 140 sampel per hari pada pekan depan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Viral! Nyali Baja Pemilik Vila Hadapi Preman Mabuk yang Mengamuk di Galunggung Tasikmalaya
-
XL ULTRA 5G+ by Ookla Hadirkan Internet 5G Tercepat di Indonesia
-
Misteri Garis Polisi di SMAN 1 Cibitung: Proyek Sekolah Rp6,5 Miliar Berhenti Berdetak, Ada Apa?
-
Geger Siang Bolong! Jasad Pria Tertelungkup di Aliran Air Dangkal Warudoyong Sukabumi
-
PPPK Ciamis Terancam Dirumahkan Gegara Aturan Baru? Bupati Herdiat Pasang Badan